SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: FAKTOR RISIKO PEKERJAAN DENGAN KEJADIAN KATARAK

Authors

  • Syarfina Hanifa Universitas Baiturrahmah, Padang
  • Vina Yoranza Sari
  • Meta Zulyati Oktora Universitas Baiturrahmah, Padang

DOI:

https://doi.org/10.70248/jophs.v1i3.1501

Keywords:

faktor risiko, pekerjaan, katarak.

Abstract

Pendahuluan : Katarak merupakan gangguan pada lensa mata yang terlihat dengan munculnya opasitas di lensa yang menyebabkan menurunnya transparansi lensa. Faktor risiko paling utama dari katarak adalah paparan radiasi matahari jangka panjang. Individu yang memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk terpapar sinar matahari dalam jangka waktu lama adalah pekerja, terutama pekerja di luar ruangan, seperti petani, nelayan, buruh, dan lain-lain. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko pekerjaan, terutama pekerjaan di luar ruangan terhadap kejadian katarak. Metode: Artikel ini menggunakan metode tinjauan pustaka (literature review) dari berbagai jurnal nasional maupun internasional. Hasil: Berdasarkan beberapa penelitian yang ditinjau didapatkan bahwa pekerjaan merupakan faktor risiko dari kejadian katarak. Kesimpulan: Pekerja luar ruangan memiliki kecendrungan lebih tinggi untuk menderita katarak. Hal ini disebabkan oleh paparan dari sinar ultraviolet secara langsung saat bekerja yang menyebabkan akumulasi stress oksidatif pada lensa mata sehingga terjadi katarak.

References

Aini, A.N. & Santik, Y.D.P. (2018) ‘Kejadian Katarak Senilis di RSUD Tugurejo’, HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 2(2), pp. 295–306. Available at: https://doi.org/10.15294/higeia.v2i2.20639.

Aprilia, R. (2020) ‘Hubungan Faktor Resiko Pekerjaan Dengan Kejadian Katarak Di’, Jurnal Health Sains, 1(6), pp. 407–413.

Astari (2018) ‘Katarak: Klasikasi, Tatalaksana, dan Komplikasi Operasi. Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. 2018.’, Cermin Dunia Kedokteran, 45(10), p. 2018. Available at: http://103.13.36.125/index.php/CDK/article/view/584%0Ahttp://103.13.36.125/index.php/CDK/article/download/584/362.

Firmawati, F. & Asnawati, R. (2021) ‘Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Katarak Di Rsud Mm Dunda Limboto Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo Tahun 2016’, Zaitun (Jurnal Ilmu Kesehatan), 4(2), pp. 1–7.

Husna, H.N. et al. (2022) ‘Faktor Risiko Kejadian Katarak Di Puskesmas Sukaresik Tasikmalaya Tahun 2022’, Journal of Indonesia Optometrists, 1, pp. 11–20.

Irawan, W. kautsar, Himayani, R. & Imanto, M. (2022) ‘Hubungan Pekerjaan terhadap katarak’, Jurnal Medika Hutama, 02(01), pp. 402–406.

Little, M.P. et al. (2018) ‘Occupational radiation exposure and risk of cataract incidence in a cohort of us radiologic technologists’, European Journal of Epidemiology, 33(12), pp. 1179–1191. Available at: https://doi.org/10.1007/s10654-018-0435-3.

Liu, Y.C. et al. (2017) ‘Cataracts’, The Lancet, 390(10094), pp. 600–612. Available at: https://doi.org/10.1016/S0140-6736(17)30544-5.

Milasari, M.T. (2022) ‘Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Katarak di Rumah Sakit Umum Sriwijaya Tahun 2022’, Prosiding Seminar Nasional, pp. 166–178. Available at: https://prosiding.stikesmitraadiguna.ac.id/index.php/PSNMA/article/view/52/54.

Modenese, A., Korpinen, L. & Gobba, F. (2018) ‘Solar radiation exposure and outdoor work: An underestimated occupational risk’, International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(10), pp. 1–24. Available at: https://doi.org/10.3390/ijerph15102063.

Praja, I.S., Hendriati, H. & Machmud, R. (2023) ‘Hubungan Faktor Risiko dengan Kejadian Katarak Senilis di RSUP Dr. M. Djamil Padang’, Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 4(1), pp. 25–32. Available at: https://doi.org/10.25077/jikesi.v4i1.1022.

Puspita, R., Ashan, H. & Sjaaf, F. (2019) ‘Profil Pasien Katarak Senilis Pada Usia 40 Tahun Keatas di RSI Siti Rahmah Tahun 2017’, Health & Medical Journal, 1(1), pp. 15–21. Available at: https://doi.org/10.33854/heme.v1i1.214.

Salducci, M., Manai, M.V. & Torre, G.L.A. (2023) ‘Cataract in Professionals Exposed to Solar Radiation: A Cross Sectional Study’, Pakistan Journal of Ophthalmology, 39(1), pp. 61–64. Available at: https://doi.org/10.36351/pjo.v39i1.1533.

Samosir, E.S., Himayani, R. & Berawi, K. (2023) ‘Hubungan Tingkat Pendidikan , Jenis Pekerjaan Dan Status Nutrisi Terhadap Kejadian Katarak Senilis Di RSUD Jendral Ahmad Yani Kota Metro 2022 Program Studi Pendidikan Dokter , Fakultas Kedokteran , Universitas Lampung Bagian Ilmu Penyakit Mata , Fakultas ’, 10, pp. 39–44.

Sudrajat, A., Al-Munawir & Supangat (2021) ‘Pengaruh Faktor Risiko Terjadinya Katarak Terhadap Katarak Senil Pada Petani di Wilayah Kerja Puskesmas Tempurejo Kabupaten Jember’, Multidisciplinary Journal, 4(2), pp. 41–48. Available at: https://jurnal.unej.ac.id/index.php/multijournal%0APengaruh.

Sugiharto, S. & Fitriani, D.Y. (2022) ‘Laporan Kasus: Katarak Akibat Kerja pada Buruh Perkebunan Kelapa Sawit’, Journal Of The Indonesian Medical Association, 72(4), pp. 188–195. Available at: https://doi.org/10.47830/jinma-vol.72.4-2022-713.

Suparti, S. & Purwanti, S. (2017) ‘Analisa Faktor Risiko Pekerjaan Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Katarak Pada Masyarakat Di Sragen’, Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, 8(2). Available at: https://doi.org/10.33666/jitk.v8i2.56.

Downloads

Published

2024-09-30

Issue

Section

Articles