INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA REMAJA DI INDONESIA: PREVALENSI, FAKTOR RESIKO DAN UPAYA PENCEGAHAN
Keywords:
— IMS, Remaja, Pencegahan, Faktor resikoAbstract
Infeksi menular seksual (IMS) merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Prevalensi IMS tertinggi terjadi pada kelompok remaja dan dewasa muda akibat perilaku seksual berisiko. Hal ini perlu ditangani serius mengingat dampak jangka panjang dari IMS. Literatur review ini dilakukan dengan mencari 13 artikel periode 2015-2023 terkait IMS pada remaja di Indonesia. Artikel yang dipilih merupakan penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan berbagai desain studi. Review difokuskan pada prevalensi, faktor risiko, serta upaya pencegahan IMS pada remaja. Prevalensi IMS di Indonesia cukup tinggi, terutama HIV/AIDS (0,3%), sifilis (1,2%), dan gonore. Faktor risiko utama adalah perilaku seksual berisiko seperti berganti pasangan dan tidak menggunakan kondom. Karakteristik individu seperti usia, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi juga berperan. Upaya pencegahan yang efektif antara lain edukasi dan konseling, peningkatan akses tes kesehatan reproduksi, strategi ABC (abstinence, be faithful, condom), pre-exposure prophylaxis (PrEP), media informasi, dan peran teman sebaya. IMS merupakan tantangan serius bagi kesehatan reproduksi remaja Indonesia. Diperlukan strategi pencegahan yang komprehensif dan berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Penelitian lanjutan juga dibutuhkan untuk memantau efektivitas program pencegahan IMS yang ada saat ini.
References
Simbolon WM, Budiarti W. Kejadian Infeksi Menular Seksual pada Wanita Kawin di Indonesia dan Variabel-variabel yang Memengaruhinya. J Kesehat Reproduksi. 2020;7(2):81.
Kemenkes RI. Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehat RI. 2018;53(9):1689–99.
Indonesia Ministry of Health. Report on the Progress of HIV AIDS & Sexually Transmitted Infectious Diseases (Laporan Perkembangan HIV AIDS & Penyakit lnfeksi Menular Seksual (PIMS) Triwulan I Tahun 2021). Indones Minist Heal [Internet]. 2021;4247608(021). Available from: https://siha.kemkes.go.id/portal/perkembangan-kasus-hiv-aids_pims#
Fitriani RK. Penularan HIV AIDS , Faktor yag berhubungan dengan HIV AIDS dan Kebijakan Pengendalian HIV AIDS di Indonesia. 2020;(November). Available from: https://www.researchgate.net/publication/346407393_Penularan_HIV_AIDS_Faktor_yag_berhubungan_dengan_HIV_AIDS_dan_Kebijakan_Pengendalian_HIV_AIDS_di_Indonesia
Rowley J, Hoorn S Vander, Korenromp E, Low N, Unemo M, Abu-Raddad LJ, et al. Chlamydia, gonorrhoea, trichomoniasis and syphilis. Bull World Health Organ. 2019;97(8):548–62.
Nari Z. Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian IMS pada Remaja di Klinik IMS Puskesmas Rijali dan Passo Kota Ambon. J Promosi Kesehat Indones [Internet]. 2015;10(2):131–43. Available from: https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jpki/article/download/18972/13232
Irwan I, Nakoe MR. Faktor Resiko Penularan Infeksi Menular Seksual Pada Remaja Kelompok Lelaki Seks Lelaki {Lsl}. J Heal Sci Gorontalo J Heal Sci Community. 2021;5(1):243–51.
Apriliany F, Cholisah E, Umboro RO, Bimaharyanto DE. Edukasi Sistem Reproduksi Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Infeksi Menular Seksual Pada Remaja. SELAPARANG J Pengabdi Masy Berkemajuan. 2022;6(4):1730.
Linda O, Rachmawati Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat E. Program Kelompok Teman Sebaya Dalam Upaya Pencegahan Hiv&Aids Pada Remaja Di Sma Muhammadiyah 4 Jakarta. BERNAS J Pengabdi Kpd Masy [Internet]. 2020;1(2):116–9. Available from: https://doi.org/10.31949/jb.v1i2.253
Fitriani Y. Efektivitas Strategi Pencegahan dalam Menanggulangi Infeksi Menular Seksual pada Remaja: A Literature Review. J Inform Medis. 2023;1(1):34–40.
Alhuda A, Vita Sari D, Ahmady D, Suriani S, Masdiana E. Penyuluhan Pencegahan Penularan HIV-AIDS dan IMS (Infeksi Menular Seksual) pada Remaja di SMA 1 Negeri Kuta Baro Aceh Besar Tahun 2022. Nawadeepa J Pengabdi Masy. 2022;1:19–24.
Puspita R, Dewi YA, Kanaya L. Hasil Prevalensi Sifilis Reaktif Metode Chlia dalam Donor Darah UDD PMI Lombok Barat. Griya Widya J Sex Reprod Heal. 2021;1(1):47–50.
Afif M, Djajakusumah TS, Maharani Prodi Pendidikan Kedokteran W, Kedokteran F, Islam Bandung U. Hubungan Antara Usia dan Status Perkawinan dengan Kejadian Gonore di Rumah Sakit Umum Daerah Al-Ihsan Periode 2015-2020. Med Sci [Internet]. 2022;2(1):987–94. Available from: https://doi.org/10.29313/bcsms.v2i1.1932
Chimungu B, Fu M, Wu J, Wu J, Huang L, Dai Y, et al. Prevalence of sexually transmitted infections among foreigners living in Guangzhou, China: A cross-sectional study (2010-2017). BMC Infect Dis. 2020;20(1):1–10.
Zhao Y, Luo T, Tucker JD, Wong WCW. Risk factors of HIV and other sexually transmitted infections in China: A systematic review of reviews. PLoS One. 2015;10(10):1–15.
Pada S, Di R, Anggraeni PA, Fatdo IK. INFEKSI MENULAR CIKARANG SELATAN TAHUN 2023. 2023;
Panjaitan AA, Widagdo L, Prabamurti PN. Intervensi Ceramah Video dan Ceramah Diskusi terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja dalam Kesehatan Reproduksi. J Promosi Kesehat Indones. 2018;14(1):40.
Kesehatan K, Makassar K. Efektivitas Pusat Informasi dan Reproduksi Remaja di SMAN 5. 2019;(1):1–5.















