PERAN KOMUNITAS PONDOK PENA DALAM PENGAJARAN SASTRA DI KALANGAN SANTRI PESMA AN NAJAH PURWOKERTO

Authors

  • Praptiwi Nur Aliyah Hidayah UIN Saizu Purwokerto
  • Abdul Wachid BS UIN Saizu Purwokerto

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Komunitas Pondok Pena dalam pengajaran sastra di kalangan santri Pesma An Najah Purwokerto, meliputi praktik pembelajaran, strategi yang diterapkan, serta dampaknya terhadap penguatan literasi, kreativitas, dakwah kultural, dan kesadaran kritis santri. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 10 informan yang terdiri atas pendiri, ketua, dan anggota aktif komunitas, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas data dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas Pondok Pena berfungsi sebagai ruang pembelajaran sastra nonformal yang partisipatif, dialogis, dan berbasis praktik melalui kegiatan diskusi karya, pelatihan menulis, publikasi, serta kolaborasi literasi. Keberadaan komunitas mampu meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, mengembangkan kreativitas, membentuk budaya literasi yang berkelanjutan, serta menumbuhkan kemampuan berpikir reflektif dan kesadaran kritis santri. Selain itu, karya sastra yang dihasilkan menjadi media dakwah kultural yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman secara humanis, komunikatif, dan kontekstual. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Komunitas Pondok Pena memiliki peran strategis sebagai media pengajaran sastra berbasis komunitas yang tidak hanya meningkatkan kompetensi literasi dan kepenulisan santri, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat kesadaran sosial, serta mendukung transformasi pendidikan pesantren yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

References

Achmad, J., & Eliya, I. (2022). Pemberdayaan santri melalui kegiatan menulis teks sastra. Jurnal Bahasa dan Sastra, 13(1), 62–71.

Febriani, M. (2023). Budaya literasi pesantren dalam karya sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 9(1), 186–196.

Izzah, N. (2022). Optimalisasi penanaman nilai-nilai insaniyah melalui kegiatan literasi santri di Komunitas Pondok Pena Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto. Skripsi. UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.

Jihansyah, A. M. (2018). Implementasi pengembangan sumber daya manusia dalam ekonomi pondok pesantren melalui Komunitas Pondok Pena (Studi kasus di Pesma An Najah Kutasari Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas). Skripsi. IAIN Purwokerto.

Megantara, K., & Abdul Wachid BS. (2022). Pembiasaan membaca dalam pelajaran Bahasa Indonesia melalui gerakan literasi sekolah. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 8(2).

Musyarofah, N. (2022). Manajemen program kepenulisan Pondok Pena di Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto. Skripsi. UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.

Pujiati, H., & Astutiningsih, I. (2019). Perspektif santri dalam karya sastra: Sebuah representasi wacana religius-humanis. Poetika, 7(1). https://doi.org/10.22146/poetika.40902

Rosyidi, R., dkk. (2025). Pelatihan jurnalistik digital untuk santri mahasiswa di Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(3), 253–259.

Shaleh, B. (2020). Sastrawan Santri: Etnografi Sastra Pesantren. Yogyakarta.

Shaleh, B. (2022). Sastrawan santri dan pembelajaran sastra di pesantren.

Sudrajat, A. (2021). Kritik pendidikan Paulo Freire dan pedagogi kritis.

Downloads

Published

2026-06-24

Issue

Section

Articles