ADVERSITY QUOTIENT PADA MAHASISWA GAP YEAR DI PERGURUAN TINGGI NEGERI (PTN)

Authors

  • Alisha Namira Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Zahro Varisna R.2 Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan adversity quotient (AQ) pada mahasiswa yang menjalani gap year hingga berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, melibatkan tiga partisipan berusia 18–25 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik berdasarkan dimensi AQ, yaitu control, origin–ownership, reach, dan endurance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa gap year memiliki AQ yang berkembang secara adaptif, ditandai dengan kemampuan mengelola emosi dan strategi (control), menerima serta bertanggung jawab atas kegagalan (origin–ownership), membatasi dampak tekanan sosial dan emosional (reach), serta mempertahankan tujuan secara konsisten meskipun menghadapi kegagalan berulang (endurance). Selain itu, dukungan sosial, kegiatan pengembangan diri, dan pemaknaan positif terhadap pengalaman gap year turut memperkuat ketahanan individu. Simpulan penelitian ini adalah bahwa gap year tidak hanya menjadi masa jeda, tetapi juga berperan penting dalam membentuk ketahanan, kedewasaan, dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan akademik maupun kehidupan di masa depan.

 

References

Ardani, T. A., & Istiqomah. (2020). Psikologi positif: Perspektif kesehatan mental Islam. PT Remaja Rosdakarya.

Arnett, J. J. (2014). Emerging adulthood: The winding road from the late teens through the twenties. Oxford University Press.

Birch, E. R., & Miller, P. W. (2007). The characteristics of ‘gap year’ students and their university outcomes. Economics of Education Review, 26(4), 409–421. https://doi.org/10.1016/j.econedurev.2006.02.002

Gap Year Association. (2023). What is a gap year? https://www.gapyearassociation.org/about-gya/what-is-a-gap-year/

Gap Year Association. (2023). Gap year data & benefits. https://www.gapyearassociation.org/data-benefits/

Heath, S. (2007). Widening the gap: Pre-university gap years and the “economy of experience”. British Journal of Sociology of Education, 28(1), 89–103. https://doi.org/10.1080/01425690600996717

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Seleksi nasional berdasarkan tes tahun 2024 telah diumumkan. https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2024/06/seleksi-nasional-berdasarkan-tes-tahun-2024-telah-diumumkan

Nieman, M. (2010). Gap year experiences and identity development. Journal of Youth Studies, 13(3), 301–314. https://doi.org/10.1080/13676261003681531

Rabie, S., & Naidoo, T. (2016). The value of the gap year in the facilitation of career adaptability. South African Journal of Higher Education, 30(3), 138–155. https://doi.org/10.20853/30-3-643

Stoltz, P. G. (2000). Adversity quotient: Turning obstacles into opportunities. John Wiley & Sons.

Yulianti, R. (2021). Gap year sebagai fenomena transisi pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 11(2), 45–52.

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles