REPRESENTASI PERAN ANAK PEREMPUAN PERTAMA PADA LIRIK LAGU “ELDEST DAUGHTER” KARYA TAYLOR SWIFT

Authors

  • Athaya Naufal Raafy
  • Muhammad Ghaisan Wirasena
  • Indira Dwi Putri
  • Alya Gendhis Sukma Aji
  • Silva Nazilah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Welsi Damayanti

DOI:

https://doi.org/10.70248/jolale.v2i4.3351

Abstract

“Eldest Daughter” karya Taylor Swift serta mengungkap makna sosial dan emosional yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis teks sastra, yang berfokus pada penafsiran makna lirik melalui teori representasi dan konteks sosial-budaya, khususnya terkait konstruksi gender dan fenomena Eldest Daughter Syndrome. Data penelitian berupa teks lirik lagu “Eldest Daughter” yang dianalisis melalui teknik baca dan catat, kemudian diinterpretasikan secara tematik berdasarkan unsur diksi, metafora, dan narasi lirik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu “Eldest Daughter” merepresentasikan anak perempuan pertama sebagai figur yang dibebani tanggung jawab emosional, dituntut untuk selalu kuat, serta berperan sebagai penopang keluarga, yang sering kali mengorbankan kebutuhan dan identitas personalnya. Representasi tersebut juga menampilkan konflik batin antara tuntutan sosial dan keinginan akan kehidupan yang bebas dan autentik. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa lagu “Eldest Daughter” tidak hanya merefleksikan pengalaman personal Taylor Swift, tetapi juga merepresentasikan pengalaman kolektif banyak perempuan sebagai anak sulung, sekaligus menjadi kritik terhadap konstruksi sosial yang menormalisasi beban berlebih pada anak perempuan pertama dalam keluarga.

 

References

Adampe, J. (2015). Sastra dan kritik sosial. Jakarta: Pustaka Humaniora.

Afifah, N. (2025). Bad women dan resistensi perempuan terhadap norma patriarki. Jurnal Gender dan Budaya, 7(1), 45–60. https://journal.genderbudaya.id/article/view/2025badwomen

Barker, C. (2022). Cultural studies: Theory and practice (5th ed.). London: Sage Publications.

Bogdan, R., & Biklen, S. K. (2017). Qualitative research for education: An introduction to theory and methods. Boston: Pearson Education.

Brown, L. (2022). Narrative songwriting and emotional identity in popular music. Journal of Popular Music Studies, 34(2), 210–225. https://doi.org/10.1525/jpms.2022.34.2.210

Cansrini, P. (2022). Sastra sebagai refleksi realitas sosial. Jurnal Ilmu Budaya, 10(1), 15–27. https://doi.org/10.22146/jib.2022.10102

Cleveland Clinic. (2024). Eldest daughter syndrome: Signs, causes, and impact. https://health.clevelandclinic.org/eldest-daughter-syndrome

Damono, S. D. (2020). Sosiologi sastra: Sebuah pengantar ringkas. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hall, S. (2020). Representation: Cultural representations and signifying practices. London: Sage Publications.

KBBI. (2023). Kamus Besar Bahasa Indonesia daring. https://kbbi.kemdikbud.go.id

Kim, J., & Lee, H. (2023). Birth order, gender roles, and mental health outcomes in adulthood. Journal of Family Psychology, 37(3), 389–401. https://doi.org/10.1037/fam0001102

Long, P. (2021). Confessional songwriting and autobiographical narrative in Taylor Swift’s music. Popular Music and Society, 44(4), 423–439. https://doi.org/10.1080/03007766.2021.1898723

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.

Milligan, S. (2025). Taylor Swift releases her 12th studio album The Life of a Showgirl. Music Industry Review, 18(2), 55–58. https://musicindustryreview.com/2025/showgirl

Nguyen, T., Parker, L., & Wong, S. (2022). Family expectations and emotional labor among eldest daughters. Journal of Family Studies, 28(3), 451–466. https://doi.org/10.1080/13229400.2022.2031147

Prahayuningtyas, D., & Basaria, D. (2023). Peran anak perempuan sulung dalam keluarga Indonesia. Jurnal Psikologi Sosial, 21(1), 33–47. https://doi.org/10.7454/jps.2023.2101

Rahmawati, N. (2024). Representasi perempuan dalam lirik lagu populer Barat. Jurnal Sastra dan Budaya, 12(2), 120–134. https://journal.sastrabudaya.id/article/view/2024

Ramot, A. (2025). Eldest daughter syndrome: A psychosocial overview. Journal of Family and Gender Studies, 6(1), 1–12. https://jfags.org/article/view/2025eds

Resdiansyah, M. (2019). Lirik lagu sebagai teks sastra populer. Jurnal Bahasa dan Sastra, 7(2), 88–97. https://doi.org/10.17509/jbs.v7i2.2019

Rochmah, S. (2025). Easter eggs and metaphorical storytelling in Taylor Swift’s lyrics. Journal of Popular Culture Studies, 9(1), 65–79. https://jpcs.org/article/view/2025swift

Sanchez, L. (2025). Track 5 tradition: Emotional honesty in Taylor Swift’s albums. Rolling Stone Music Journal, 15(4), 40–44. https://rollingstone.com/music/track5-swift

Sari, M. (2020). Musik dan pengalaman emosional pendengar. Jurnal Seni dan Humaniora, 9(1), 55–66. https://doi.org/10.1234/jsh.v9i1.2020

Septiani, R. (2021). Konstruksi peran anak perempuan dalam keluarga patriarkal. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 5(2), 101–114. https://doi.org/10.21009/jsp.052.2021

Storey, J. (2021). Cultural theory and popular culture: An introduction (9th ed.). London: Routledge.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono, & Wuangian, W. (2017). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sukra, I. (2022). Lirik lagu sebagai puisi modern. Jurnal Kajian Sastra, 14(1), 1–12. https://doi.org/10.14710/jks.2022.14101

Swift, T. (2024). Interview with Zane Lowe on Apple Music: Eldest Daughter. https://music.apple.com/interview/taylor-swift-zane-lowe

Wellek, R., & Warren, A. (2021). Theory of literature. New York: Harcourt Brace.

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles