ANALISIS PUISI “PERCAKAPAN RINDU” KARYA SULAIMAN JUNED MENGGUNAKAN PENDEKATAN OBJEKTIF
DOI:
https://doi.org/10.70248/jolale.v2i4.2830Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi “Percakapan Rindu” karya Sulaiman Juned dengan menggunakan pendekatan objektif guna mengungkap keterpaduan unsur-unsur intrinsik yang membangun makna puisi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, yaitu dengan mendeskripsikan dan menafsirkan struktur fisik serta struktur batin puisi berdasarkan teks secara utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi “Percakapan Rindu” dibangun oleh keselarasan antara struktur fisik, meliputi tipografi, diksi, kata konkret, gaya bahasa, dan citraan, dengan struktur batin yang mencakup tema, nada, suasana, dan amanat. Unsur-unsur tersebut saling berhubungan secara erat sehingga mampu menghadirkan pengalaman puitik yang mendalam, khususnya dalam merepresentasikan perasaan rindu, kesendirian, dan perenungan spiritual. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa melalui pendekatan objektif, puisi “Percakapan Rindu” memiliki keutuhan struktur dan kekuatan estetik yang tercipta dari keterpaduan unsur intrinsik, sehingga makna puisi dapat dipahami secara utuh tanpa melibatkan faktor eksternal di luar teks.References
Habibuzzulfa, A., Nurhasanah, N., & Pratama, R. A. (2024). Sastra sebagai cerminan kehidupan sosial masyarakat modern. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 15–27. https://doi.org/10.21009/jbsi.v9i1.2024
Teeuw, A. (1983). Membaca dan menilai sastra. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sriayuni, S., & Humaira, H. (2022). Nilai-nilai estetika dalam karya sastra sebagai media ekspresi pengarang. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 7(2), 101–112. https://doi.org/10.31539/jpbs.v7i2.2022
Nurhayati, N., & Wicaksono, A. (2022). Sastra sebagai media refleksi dan kritik sosial dalam masyarakat modern. Jurnal Kajian Sastra, 11(2), 89–102. https://doi.org/10.14710/jks.11.2.89-102
Kurniawan, H. (2021). Sastra sebagai ekspresi imajinatif dan refleksi realitas sosial. Jurnal Ilmu Budaya, 9(1), 55–66. https://doi.org/10.22146/jib.v9i1.2021
Pradopo, R. D. (2022). Struktur dan makna dalam kajian sastra modern. Jurnal Poetika, 10(2), 120–132. https://doi.org/10.22146/poetika.v10i2.2022
Sari, D. P., & Nugroho, B. A. (2023). Otonomi teks dalam pendekatan struktural sastra. Jurnal Kritik Sastra, 8(1), 41–53. https://doi.org/10.21831/jks.v8i1.2023
Hidayatullah, M. S. (2021). Puisi sebagai struktur bahasa simbolik dan ekspresi emosional. Jurnal Bahasa dan Seni, 6(2), 77–88. https://doi.org/10.24036/jbs.v6i2.2021
Aminuddin. (2015). Pengantar apresiasi karya sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Susilowati, E., & Qur’ani, H. B. (2021). Analisis struktur fisik dan batin puisi dalam pembelajaran sastra. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra, 6(2), 45–56. https://doi.org/10.30872/jipbs.v6i2.2021
Rahmawati, D., & Lestari, S. (2018). Analisis puisi sebagai struktur sastra yang kompleks. Jurnal Sastra dan Budaya, 3(1), 22–30. https://doi.org/10.24843/jsb.2018.v03.i01.p03
Imron, A., & Nugrahani, F. (2017). Pengkajian dan apresiasi sastra. Surakarta: Yuma Pustaka.
Wirawan, I. M. A. (2017). Pendekatan objektif dalam analisis karya sastra. Jurnal Humanis Fakultas Ilmu Budaya, 18(1), 78–85. https://doi.org/10.24843/jh.2017.v18.i01.p08
Anggraini, D., & Devi, A. (2023). Pendekatan objektif dalam analisis struktur puisi modern. Jur
















