KONTRIBUSI REMAJA MASJID TERHADAP PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS REMAJA DI ERA SOCIETY 5.0
Keywords:
Remaja Masjid; Karakter Religius; Society 5.0; Pendidikan Islam; Generasi ZAbstract
Era Society 5.0 membawa perubahan fundamental dalam cara manusia berinteraksi dengan teknologi dan lingkungan sosialnya, termasuk bagi kalangan remaja yang berada dalam fase kritis pembentukan identitas dan karakter. Fenomena degradasi moral, melemahnya komitmen ibadah, dan pengaruh budaya asing yang masif melalui platform digital menjadi tantangan serius bagi pengembangan karakter religius generasi muda Muslim Indonesia. Dalam konteks ini, remaja masjid hadir sebagai institusi pembinaan berbasis komunitas yang memiliki potensi strategis dalam membentuk dan memperkuat karakter religius remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif kontribusi remaja masjid terhadap penguatan karakter religius remaja di era Society 5.0, meliputi: (1) program-program pembinaan yang dijalankan; (2) strategi adaptasi di tengah tantangan digital; (3) dampak terhadap dimensi karakter religius; dan (4) tantangan serta optimalisasi peran remaja masjid. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus multipel dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi di tiga organisasi remaja masjid di Daerah Istimewa Yogyakarta, penelitian ini menemukan bahwa remaja masjid berkontribusi signifikan melalui kajian keislaman, tahsin dan tahfiz Al-Qur'an, mentoring sebaya, bakti sosial, serta pemanfaatan media digital. Kontribusi ini berdampak positif pada peningkatan keimanan, kedisiplinan ibadah, akhlak mulia, dan kepedulian sosial remaja. Tantangan utama mencakup rendahnya partisipasi dan persaingan dengan konten digital, yang dapat diatasi melalui inovasi program berbasis teknologi dan kolaborasi lintas institusi.
References
Anwar, M., & Hidayat, R. (2021). Peran organisasi remaja masjid dalam pembentukan karakter religius siswa. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 112–129. https://doi.org/10.14421/jpi.2021.72.112-129
Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik pemuda Indonesia 2022. BPS RI. https://www.bps.go.id/publication/2022/11/30/statistik-pemuda-indonesia-2022.html
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Fukuda, K. (2020). Society 5.0: Aiming for a new human-centered society. Japan SPOTLIGHT, 27, 47–50. https://doi.org/10.18190/2019.5.0
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2021). Laporan penelitian kehidupan keagamaan remaja Indonesia. Balitbang Diklat Kemenag RI. https://balitbangdiklat.kemenag.go.id/laporan-penelitian-2021
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Panduan penguatan pendidikan karakter di sekolah. Kemendikbud RI. https://cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id
Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2022). Laporan tahunan 2022: Perlindungan anak di era digital. KPAI. https://www.kpai.go.id/publikasi/laporan-tahunan-2022
Kurniawan, A. (2020). Manajemen organisasi remaja masjid di wilayah perkotaan: Antara tantangan dan peluang. Jurnal Manajemen Dakwah, 6(1), 45–68. https://doi.org/10.14421/jmd.2020.61.45-68
Maarif, S. (2021). Revitalisasi masjid sebagai pusat peradaban Islam kontemporer. Mizan Pustaka.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Muhaimin, A. (2021). Internalisasi nilai-nilai keislaman dalam pendidikan karakter berbasis komunitas. Jurnal Tarbiyah, 28(1), 78–96. https://doi.org/10.30829/tar.v28i1.2021
Nashir, H. (2020). Pendidikan karakter berbasis agama dan budaya. Multi Presindo.
Nastiti, F. D., & Abdu, A. R. (2020). Readiness of Indonesia's education facing technology era and Society 5.0. Jurnal Ketenagakerjaan, 15(2), 85–99. https://doi.org/10.52643/jk.v15i2.1030
Putra, H. M. (2023). Dampak program tahfiz Al-Qur'an terhadap pembentukan karakter santri: Studi multi-situs di Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 20(1), 34–58. https://doi.org/10.14421/jpai.2023.201.34-58
Putri, D. A., & Suhaemi, M. E. (2022). Karakteristik generasi Z dan implikasinya terhadap strategi dakwah Islam digital. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 7(1), 60–79. https://doi.org/10.29240/jdk.v7i1.3945
Rosyad, A. M., & Maarif, M. A. (2021). Paradigma pendidikan Islam dalam perspektif multikulturalisme di Indonesia. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 1–18. https://doi.org/10.31538/nzh.v4i1.1180
Sadikin, A., & Hamidah, A. (2020). Pembelajaran daring di tengah wabah Covid-19. Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 6(2), 214–224. https://doi.org/10.22437/bio.v6i2.9759
Saifuddin, A. (2022). Pendidikan agama Islam untuk generasi digital: Pendekatan kontekstual dan relevan. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 95–113. https://doi.org/10.24042/atjpi.v13i1.13123
Subhan, M. (2022). Sosiologi pendidikan Islam: Analisis kritis terhadap lembaga pendidikan komunitas Muslim. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 7(1), 12–30. https://doi.org/10.17977/um021v7i12022p12-30
Supriadi, U. (2021). Masjid sebagai pusat pembinaan umat: Dari ritual menuju peradaban. Remaja Rosdakarya.
Syamsuddin, A. (2021). Optimalisasi fungsi remaja masjid dalam pembangunan karakter pemuda Muslim. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 11(1), 88–107. https://doi.org/10.29080/jbki.v11i1.1237
Wahyudin, A., & Rofiq, M. N. (2022). Dakwah digital remaja masjid dan tantangan era disrupsi. Jurnal Komunikasi Islam, 12(1), 155–178. https://doi.org/10.15642/jki.2022.12.1.155-178
Wahyudin, D. (2022). Psikologi perkembangan remaja dalam perspektif Islam dan ilmu modern. Jurnal Psikologi Islam, 9(1), 25–44. https://doi.org/10.15408/jp.v9i1.23445
Yaumi, M. (2022). Pendidikan karakter: Landasan, pilar, dan implementasi. Prenadamedia Group.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.















