KEDISIPLINAN BELAJAR SEBAGAI PREDIKTOR PRESTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS

Authors

Keywords:

Kedisiplinan Belajar, Prestasi Belajar, Pendidikan Agama Islam, Siswa Sekolah Menengah Atas, Pembelajaran PAI

Abstract

Kedisiplinan belajar merupakan salah satu faktor penting dalam pencapaian akademik, tetapi penelitian terdahulu lebih banyak mengkajinya bersama variabel lain atau menempatkan self-regulated learning sebagai konstruk umum, sehingga kontribusi spesifik kedisiplinan sebagai manifestasi perilaku regulasi diri terhadap prestasi Pendidikan Agama Islam masih belum banyak dijelaskan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kedisiplinan belajar terhadap prestasi Pendidikan Agama Islam pada siswa sekolah menengah atas. Kebaruan penelitian terletak pada penempatan kedisiplinan belajar sebagai prediktor tunggal sekaligus manifestasi perilaku konkret dari self-regulated learning dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Seluruh siswa kelas XII SMA Negeri 1 Hutabayu Raja yang berjumlah 58 orang dilibatkan sebagai sampel melalui teknik sampling jenuh. Data kedisiplinan belajar dikumpulkan menggunakan angket skala Likert, sedangkan prestasi Pendidikan Agama Islam diperoleh dari dokumentasi nilai rapor. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi Pendidikan Agama Islam (B = 0,559; t = 12,909; p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R² = 0,748) menunjukkan bahwa kedisiplinan belajar menjelaskan 74,8% variasi prestasi Pendidikan Agama Islam. Temuan ini menegaskan bahwa kedisiplinan belajar bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan sekolah, tetapi merupakan bentuk regulasi diri yang berkontribusi kuat terhadap keberhasilan akademik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Secara teoritis, penelitian ini memperluas penerapan perspektif self-regulated learning dengan menunjukkan kedisiplinan belajar sebagai manifestasi perilaku regulasi diri dalam konteks pendidikan Islam, sekaligus memberikan dasar praktis bagi sekolah dan guru untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang memperkuat keteraturan, tanggung jawab, dan kemandirian belajar siswa.

References

Amina Intes, E. X. M. N. (2024). Self Regulated Learning: Its Role and Influence in Increasing Student Achievement and Interest in Learning. International Journal of Educational Narratives, 2(3), 346–357. https://doi.org/10.70177/ijen.v2i3.1078

Amy L. Dent, A. C. K. (2015). The Relation Between Self-Regulated Learning and Academic Achievement Across Childhood and Adolescence: A Meta-Analysis. Educational Psychology Review, 28, 425–474.

Duta Bahagia Rizki Sujiono, C. N. M. W. (2024). Integrasi Nilai-Nilai Keislaman Pada Peserta Didik Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Agama Islam, 2(1), 581–589. https://journal.staittd.ac.id/index.php/at/article/view/220

Johannes Jud, Y. K. C. N. H. (2024). Linking teachers’ and students’ motivation for self-regulated learning: is there a signal and how is it transmitted? Metacognition and Learning, 19, 939–965. https://doi.org/10.1007/s11409-024-09393-y

Maria Theobald. (2021). Self-regulated learning training programs enhance university students’ academic performance, self-regulated learning strategies, and motivation: A meta-analysis. Contemporary Educational Psychology, 66. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2021.101976

Mega Dini Fitriani, D. A. C. R. (2025). Digital-Supported Problem-Based Learning in Islamic Education: Strengthening Students’ Critical Thinking Skills at Al Abdi Bahlias Junior High School. Proceedings of International Conference on Islamic Community Studies, 8010–8018.

Mega Dini Fitriani, Mhd. H. R. F. R. and E. P. (2026). INTERNALIZATION OF METAPHYSICAL VALUES IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN THE MODERN ERA. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 3(1), 2235–2243. https://doi.org/10.62567/micjo.v3i1.2285

Muhammad Al-Lail Qadri, N. A. (2024). Pengaruh Pendidikan Agama Islam Dalam Disiplin Sholat Siswa. TARLIM Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2), 253–266. https://doi.org/10.32528/tarlim.v7i2.2413

Muhammad Wahyudi. (2018). Efektivitas Pelajaran PAI Terhadap Pembinaan Akhlaq Dan Disiplin Siswa SMA Negeri 2 Percontohan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang.

Muhammad Wahyudi, S. S. M. D. F. (2026). Ilmu Pendidikan Islam (Edisi Pertama). Tahta Media.

Naryanto. (2022). PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMP NEGERI 251 JAKARTA. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 2(1), 94–102. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v2i1.1055

Rafael García-Ros, F. P.-G. J. M. T. P. S. (2023). Effects of self-regulated learning and procrastination on academic stress, subjective well-being, and academic achievement in secondary education. Current Psychology, 42, 26602–26616. https://doi.org/10.1007/s12144-022-03759-8

Silke Hertel, K. R. Y. K. (2024). Are profiles of self-regulated learning and intelligence mindsets related to students’ self-regulated learning and achievement? Learning and Instruction, 90, 1–19. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2023.101850

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.

Yuzarion, A. M. D. A. F. P. A. A. I. I. I. A. (2024). The Contribution of Self-Regulated Learning, Self-Awareness, and Spiritual Intelligence to Academic Achievement. PSIKOLOGIKA, 29(1), 91–106. https://doi.org/10.20885/psikologika.vol29.iss1.art6

Zhiqiang Zhao, P. R. Q. Y. (2024). Student self-management, academic achievement: Exploring the mediating role of self-efficacy and the moderating influence of gender insights from a survey conducted in 3 universities in America. Computers and Society, 1–14. https://doi.org/10.48550/arXiv.2404.11029

Downloads

Published

2026-05-31

Issue

Section

ART