INTEGRASI DAN INTERKONEKSI USHUL FIQH DENGAN REALITAS SOSIAL DALAM PENETAPAN HUKUM TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis operasionalisasi prinsip-prinsip Ushul Fiqh dalam transaksi jual beli online, mendeskripsikan realitas sosial praktik marketplace, cash on delivery (COD), retur, dan e-wallet di kalangan UMKM Muslim Indonesia, serta mengkonstruksi model integrasi dan interkoneksi antara prinsip Ushul Fiqh dan dinamika ekonomi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif-analitis dan paradigma integratif–interkonektif yang memadukan studi kepustakaan dan studi lapangan melalui wawancara, observasi, serta analisis normatif menggunakan pendekatan tahqīq al-manāṭ, qiyās, maslaḥah, maqāṣid al-syarī‘ah, dan ‘urf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad digital tetap sah selama memenuhi rukun dan syarat akad dengan substansi kejelasan kehendak, kerelaan para pihak, dan transparansi objek transaksi sebagai ‘illat utama, serta praktik marketplace, COD, retur, dan e-wallet dapat diakomodasi dalam kerangka hukum Islam sepanjang menjaga prinsip keadilan, perlindungan harta, dan pencegahan gharar. Simpulan, bahwa integrasi dan interkoneksi antara Ushul Fiqh dan realitas sosial menghasilkan model penetapan hukum yang autentik, komprehensif, kontekstual, dan aplikatif dalam ekosistem transaksi digital modern.
References
Afifah, N. (2019). Implementasi akad dalam transaksi e-commerce perspektif hukum Islam. Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 3(2), 145–160.
Auda, J. (2019). Maqasid al-Shariah as philosophy of Islamic law: A systems approach. The International Institute of Islamic Thought.
Azzahra, N., Rahman, A., & Hidayat, T. (2024). Analisis perlindungan konsumen dalam sistem cash on delivery pada marketplace. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 14(1), 55–70.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik e-commerce Indonesia 2023. BPS RI.
Diajukan, M., Siregar, R., & Anwar, K. (2024). Digital payment dan implikasinya terhadap akad dalam fiqh muamalah. Jurnal Al-Muamalat, 9(1), 33–48.
Hassan, R., & Saleem, M. (2023). Islamic legal analysis of digital marketplace transactions. Journal of Islamic Finance Studies, 7(2), 101–118.
Hukum, A., & Syariah, F. (2025). Rekonstruksi akad jual beli online dalam perspektif maqasid al-syariah. Jurnal Hukum dan Syariah, 12(1), 1–15.
Kamali, M. H. (2019). Principles of Islamic jurisprudence (Revised ed.). Islamic Texts Society.
Miftahul, A., Karim, L., & Yusuf, H. (2025). Sistem retur dalam transaksi e-commerce perspektif fiqh muamalah. Jurnal Fiqh Kontemporer, 5(1), 22–37.
Mirsan, A. (2023). Gharar dalam transaksi digital dan upaya mitigasinya. Jurnal Ekonomi Islam, 11(2), 89–104.
Nst, R., Lubis, M., & Harahap, S. (2025). Cash on delivery dalam perspektif hukum Islam. Jurnal Al-Iqtishad, 17(1), 77–92.
Nuraini, D., Rahmawati, S., & Aziz, F. (2024). Analisis akad pada marketplace berbasis syariah. Jurnal Muamalah, 8(2), 61–75.
Nurhayati, S., & Wasilah. (2019). Akuntansi syariah di Indonesia (Edisi revisi). Salemba Empat.
Program, T., Abdullah, M., & Karim, Z. (1985). Konsep klasik jual beli dalam fiqh Islam. Jurnal Studi Islam, 2(1), 15–28.
Pulungan, S. (2025). Tahqiq al-manat dalam penetapan hukum transaksi digital. Jurnal Ushul Fiqh Modern, 4(1), 44–59.
Purwokerto, I., Hasanah, N., & Ridwan, M. (2025). Integrasi maqasid al-syariah dalam ekonomi digital. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 10(1), 12–26.
Qur, A., Rahim, F., & Latif, U. (2025). Urf digital dalam perspektif hukum Islam. Jurnal Hukum Islam Kontemporer, 6(1), 30–45.
Rahayu, L., & Subhan, M. (2025). Perkembangan UMKM digital di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 23(1), 1–14.
Al-Qaradawi, Y. (1996). Fiqh al-mu'amalat al-mu'ashirah. Dar al-Syuruq.
Al-Zuhaili, W. (2011). Al-fiqh al-islami wa adillatuhu. Dar al-Fikr.















