PSIKOLOGI SEBAGAI INSTRUMEN EPISTEMOLOGIS DALAM STUDI ISLAM KONTEMPORER DI INDONESIA

Authors

  • Joni Putra Universitas Lampung
  • Rohani Rohani Universitas Lampung
  • Friyansyah Friyansyah Universitas Lampung
  • Aryan Danil Mirza. BR Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.70248/joire.v1i3.2487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi pendekatan psikologi dalam pengembangan studi Islam di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), yang menelaah literatur-literatur akademik terkait psikologi agama dan implementasinya dalam konteks keislaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan psikologis memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika jiwa, motivasi spiritual, dan pengalaman keberagamaan umat Muslim yang tidak tercakup dalam pendekatan normatif semata. Pendekatan ini terbukti aplikatif dalam bidang pendidikan, konseling, dan pembinaan sosial, serta membantu menjawab tantangan keberagamaan kontemporer seperti radikalisme, krisis identitas, dan disonansi spiritual. Simpulan dari studi ini menegaskan bahwa integrasi psikologi dan studi Islam dapat memperkaya metodologi keilmuan Islam secara lebih humanistik, relevan, dan transformatif, khususnya dalam membina kedewasaan spiritual masyarakat Muslim Indonesia.

Kata Kunci: Psikologi Agama, Studi Islam, Keberagamaan, Pendekatan Psikologi, Kesadaran Spiritual

References

Agustia, N. R., Pangabean, H. S., Syahrial, A., & Putri, A. (2024). Aktualisasi moderasi beragama dalam pendidikan madrasah: Model pengembangan di MAS Amaliyah Secanggang. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 9(4), 722–732.

Amin, A., & Yonani, S. (2024). Urgensi inovasi pendekatan individual dalam meningkatkan kualitas belajar perspektif pendidikan Islam. Jurnal Education and Development, 12(3), 472–479.

Aris, A. S. (2022). Ilmu Pendidikan Islam. [Nama Penerbit tidak tercantum].

Bunyamin, A. (2021). Mengelola stres dengan pendekatan islami dan psikologis. Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 5(1), 145–159.

Dalle, A., & Tobroni, T. (2025). Dimensi-dimensi dalam beragama: Spiritual, intelektual, emosi, etika, dan sosial. Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 2(1), 151–165.

Damanik, N. (2025). Strategi komunikasi bimbingan tenaga Islam dalam mengurangi stres pada narapidana perempuan kelas IIB Tebing Tinggi. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 10(1), 54–72.

Faysa, A. M., Hanifah, M., Hibrizi, M. A., A’yun, V. Q., & Fadhil, A. (2024). Peran Generasi Z Muslim dalam kemajuan Islam di era modern: Pandangan ustadz Hanan Attaki. Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa, 2(4), 114–127.

Gustanto, E. S., Arfaizar, J., Triyono, N., Fausi, A., Azhari, D., Lubis, R. R., ... & Azis, M. U. (2023). Syariat Islam: Antara utopisme & tuntutan modernitas. Samudra Biru.

Hanafi, Y. (2021). Mendesain pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) berwawasan moderasi beragama untuk membentuk peserta didik yang toleran dan multikultural. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar dalam Ilmu Agama Islam, Universitas Negeri Malang.

Haryanto, R., & Janan, M. A. (2025). Dakwah dan tasawuf: Materi dakwah spiritual masyarakat melalui kitab Miskatul Anwar. AL QOLAM: Jurnal Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(1), 1–14.

Hifni, A. M., Ramadhani, A., Septiana, A. S. N. F., & Rahmawati, L. (2025). Psikologi spiritualitas: Membandingkan Islam dan kepercayaan dunia. Kramantara JS.

Ilyas, M. (2024). Paradigma tradisionalisme, modernisme, dan postmodernisme dalam pendidikan agama Islam: Dari Ulumuddin ke Dirîsah Islamiyah hingga kajian multidisipliner. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4003–4008.

Ira, M. (2022). Urgensi pendekatan sosiologis dalam studi Islam. Journal of Legal and Cultural Analytics, 1(2), 89–98.

Irsyadullah, A. S. (2022). Perilaku beragama dan dinamika psikologi penganut radikalisme dan terorisme (studi fenomenologi eks Napiter di Yayasan Persadani Jawa Tengah) [Skripsi, UIN Walisongo Semarang].

Kamal, M. (2023). Pentingnya pendidikan agama Islam dalam meningkatkan nilai karakter dan moral anak di masa pandemi. Journal of Islamic Education, 9(1), 43–63.

Kumalasari, E., & Wathoni, K. (2025). Integrasi pendekatan multidisipliner, interdisipliner, dan transdisipliner dalam pendidikan Islam. Jurnal Kajian Islam Modern, 12(2), 10–18.

Manurung, A. D. R., & Kanumoyoso, B. (2024). Relevansi kebahagiaan otentik dalam mencegah dan menangkal radikalisme pada masyarakat kampus: Tinjauan psikologi positif. Jurnal Pembumian Pancasila, 4(2), 139–154.

Meylani, D. (2025). Hubungan tingkat spiritualitas dengan mekanisme koping berbasis agama pada mahasiswa yang memiliki kecemasan di prodi kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta [Disertasi, UMY].

Mufarrida, A. (2023). Membangun kesehatan mental melalui aktivitas menjurnal Qur’an (studi living Qur’an pada anggota webinar Qur’an Journaling for Self Healing) [Disertasi, Institut PTIQ Jakarta].

Nurlina, N., & Bashori, B. (2025). Konsep Nafs dalam Al Qur’an: Analisis semantik terhadap dimensi psikologis dan spiritualitas dalam proses pembentukan karakter. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(3), 200–214.

Rahman, M. T. (2025). Metodologi penelitian agama [Tesis S2, UIN Sunan Gunung Djati Bandung].

Rakhmat, J. (2021). Psikologi agama. Mizan Publishing.

Rambe, R. (2021). Konsep tasawuf menurut Jalaluddin Rumi (Analisis terhadap karya Fihi Ma Fihi) [Disertasi, UIN Sumatera Utara].

Rosdiana, R. (2024). Perencanaan dakwah dan komunikasi Pokjaluh dalam pembentukan karakter narapidana Lapas Kelas IIB Barru [Disertasi, IAIN Parepare].

Saifuddin, S., & Nirwana, D. (2024). Kontribusi ilmu-ilmu sosial dan humaniora dalam pengembangan kajian Al Qur’an dan tafsir di Indonesia. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 18(3), 2288–2311.

Snarey, J. R., & McLendon, J. (2024). William James’s experience of presenting The Varieties of Religious Experience: His Gifford performance in historical context. History of Psychology, 27(3), 227.

Suyitno, M., Sari, F., Mesra, R., Nugroho, R. S., Soehardi, D. V. L., Rahayu, I., & Arribathi, A. H. (2023). Isu-isu kontemporer pendidikan Islam. Sada Kurnia Pustaka.

Syafrudien, E. (2023). Spiritualitas dan toleransi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta: Studi fenomenologi [Disertasi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta].

Ulya, N. M. (2022). Studi Islam dengan pendekatan psikologis. Risalah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 8(1), 237–251.

Wangsajaya, Y. (2023). Meningkatkan kewaspadaan nasional terhadap proxi war. PT. RajaGrafindo Persada – Rajawali Persada.

William, J. (2009). The Varieties of Religious Experience: A Study in Human Nature. BiblioBazaar, LLC.

Wundt, W. (1980). Outlines of Psychology. Wilhelm Wundt and the Making of a Scientific Psychology.

Zatrahadi, M. F., Suhaili, N., Ifdil, I., Marjohan, M., & Afdal, A. (2022). Urgensi pengembangan konseling spiritual bagi pecandu narkoba untuk mereduksi thanatophobia. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 7(1), 15–23.

Zuhri, A. M. (2022). Teks radikalisme dalam ruang pendidikan. Deepublish.

Downloads

Published

2025-05-30

Issue

Section

ART