PENGARUH KESADARAN, PENGETAHUAN, SANKSI, DAN KUALITAS PELAYANAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR
DOI:
https://doi.org/10.70248/joieaf.v3i1.4450Abstract
Penelitian bertujuan mengetahui dampak kesadaran, pengetahuan, sanksi, dan kualitas pelayanan pajak terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Mojokerto. Kepatuhan wajib pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakan merupakan faktor yang berkontribusi pada optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Metode kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diambil melalui distribusi kuesioner kepada pemilik kendaraan bermotor di Kabupaten Mojokerto. Jumlah responden 100 dengan purposive sampling. Data dianalisis regresi linier ganda. Pemahaman wajib pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Sebaliknya, pemahaman tentang pajak, hukuman pajak, dan mutu pelayanan pajak berpengnaruh positif dan signifikan terhadap ketaatan wajib pajak. Pemahaman wajib pajak tentang perpajakan, penerapan hukuman, dan mutu layanan yang diberikan oleh lembaga terkait memiliki peran yang lebih besar dalam meningkatkan kepatuhan dibandingkan dengan tingkat kesadaran wajib pajak itu sendiri. Studi ini diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam usaha meningkatkan kepatuhan wajib pajak atas kendaraan bermotor.
References
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Banyak pelaku UMKM yang belum menerapkan maupun memahami Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) secara optimal. Penelitian bertujuan menguji pengaruh tingkat penerapan SAK EMKM dan pemahaman SAK EMKM pelaku UMKM terhadap kinerja keuangan UMKM sektor kuliner di kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner 51 pelaku UMKM berdasarkan teknik purposive sampling. Analisis data regresi linear berganda. Tingkat penerapan SAK EMKM berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan. Di sisi lain, pemahaman SAK EMKM tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Tingkat penerapan SAK EMKM secara konsisten dapat meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan serta kinerja usaha, sedangkan pemahaman terhadap SAK EMKM yang tidak disertai dengan implementasi belum memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja keuangan
















