THE INSTITUTIONAL ROLE OF WAQF IN THE ISLAMIC ECONOMIC FRAMEWORK
DOI:
https://doi.org/10.70248/joieaf.v2i1.2641Abstract
Wakaf telah lama menjadi instrumen penting dalam sejarah ekonomi Islam, berperan dalam mendukung pembangunan sosial, pendidikan, dan layanan kesehatan. Dalam konteks ekonomi Islam kontemporer, peran wakaf mengalami perluasan fungsi, tidak hanya sebagai mekanisme distribusi kekayaan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat ekonomi produktif dan layanan publik secara berkelanjutan. Namun, potensi besar tersebut belum sepenuhnya dioptimalkan oleh lembaga-lembaga wakaf di berbagai negara Muslim, termasuk Indonesia. Keterbatasan tata kelola, rendahnya kapasitas institusional, serta minimnya inovasi dalam pengelolaan wakaf produktif menjadi tantangan utama yang perlu diatasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran institusional wakaf dalam mendukung pembangunan ekonomi produktif dan penyediaan layanan publik dalam kerangka ekonomi Islam kontemporer. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-eksploratif melalui studi literatur yang komprehensif terhadap jurnal-jurnal ilmiah internasional lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa wakaf memiliki kontribusi strategis dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), investasi sosial, serta penyediaan layanan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur berbasis nilai-nilai Islam. Selain itu, ditemukan bahwa penguatan kelembagaan wakaf melalui tata kelola yang transparan, dukungan regulasi negara, kolaborasi dengan lembaga keuangan syariah, serta adopsi teknologi digital menjadi faktor kunci dalam mengoptimalkan peran ekonomi wakaf.
Implikasi teoritis dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan ekonomi kelembagaan Islam dalam memahami dinamika pengelolaan wakaf. Sementara itu, dari sisi praktis, hasil studi ini memberikan rekomendasi strategis bagi pembuat kebijakan, nazhir, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong reformasi struktural dalam sistem wakaf nasional dan global. Penelitian ini juga membuka ruang untuk kajian lanjutan terkait integrasi wakaf dalam agenda pembangunan ekonomi berkelanjutan.
References
Ascarya, A., Hosen, M. N., & Rahmawati, S. (2022). Designing simple productive waqf models for Indonesia. International Journal of Ethics and Systems, 38(3), 380–401. https://doi.org/10.1108/IJOES-11-2021-0241
Asnawi, A., Amrawaty, A. A., & Nirwana, N. (2018). Mukhabarah as Sharia financing model in beef cattle farm enterprise. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 119(1), 012068. https://doi.org/10.1088/1755-1315/119/1/012068
Alsadi, N. (2025). The convergence of blockchain technology and Islamic economics: Decentralized solutions for Shariah-compliant finance. arXiv preprint. https://arxiv.org/abs/2501.02263
Fajrul, F. M., & Room, F. A. (2023). Potensi teknologisasi pada zakat, wakaf dan sukuk dalam rangka efisiensi pertumbuhan ekonomi. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(1), 1–10. https://doi.org/10.29040/jiei.v9i1.7627
Fitriani, & Marlina, R. (2022). Implementasi akad muzara’ah dan mukhabarah serta pengaruhnya terhadap pendapatan masyarakat Desa Melle Kecamatan Palakka Kabupaten Bone. Al-Kharaj, 2(2), 167–180. https://doi.org/10.30863/alkharaj.v2i2.3223
Fitriani, Y., Ibrahim, A., & Zulhilmi, M. (2023). Analisis relevansi tata kelola wakaf di Turki sebagai perkembangan wakaf produktif di Aceh. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Implementasi, 1(1), 1–15. https://journal.alifba.id/index.php/jei/article/view/44
Furqon, A. (2016). Pengelolaan wakaf tanah produktif: Studi kasus nazhir Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Kota Semarang dan Yayasan Muslimin Kota Pekalongan. Jurnal Al Ahkam, 26(1), 93–116. https://doi.org/10.21580/ahkam.2016.26.1.495
Habibaty, D. M. (2017). Kompetensi nazhir pada wakaf produktif ditinjau dari Undang-Undang No. 41 Tahun 2004 tentang wakaf. Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam, 10(2), 154–161. https://doi.org/10.47411/al-awqaf.v10i2.77
Hakim, I., & Sarif, M. (2021). The role of productive waqf in community economic empowerment: A case study of Muhammadiyah Regional Board of Lumajang, East Java, Indonesia. Journal of King Abdulaziz University: Islamic Economics, 34(2), 41–54.
Hartanto, S., Retnowati, M. S., & Sup, D. F. A. (2021). Waqf in the perspective of waqf rules in Indonesia. Al-Iktisab: Journal of Islamic Economic Law, 5(1), 37–49. http://dx.doi.org/10.21111/al-iktisab.v5i1.6203
Hasan, P. P., & Shauki, E. R. (2022). Recommendations for collection and development strategy of waqf funds: A case study on waqf institutions. Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam, 8(1), 137–151. https://doi.org/10.20885/jeki.vol8.iss1.art10
Indra, B. (2020). Urgensi pengelolaan wakaf produktif dalam pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Misykat al-Anwar: Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat, 2(1), 137–158. https://doi.org/10.24853/ma.2.1.137-158
Kato, T. (2022). Islamic and capitalist economies: Comparison using econophysics models of wealth exchange and redistribution. arXiv preprint. https://arxiv.org/abs/2206.05443
Kholim, R. N. K., Inayah, M. J., Anwar, S. J. K., Ramadhani, I. D., & Waluyo. (2023). Peran wakaf produktif dalam pembangunan ekonomi syariah di era modern. Musytari: Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, 1(1), 1–15. https://ejournal.warunayama.org/index.php/musytarineraca/article/view/8936
Maisyarah, A., & Hadi, K. (2024). Implementasi model pengelolaan wakaf berbasis digital dalam meningkatkan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s). Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(1), 887–894. https://doi.org/10.29040/jiei.v10i1.12079
Permana, D. G., Ibdalsyah, & Armen, R. E. (2024). Analisis strategi pengembangan wakaf produktif di pesantren. Kasaba: Jurnal Ekonomi Islam, 14(2), 34–46. https://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/Kasaba/article/view/17843
Rahmah, S. Z., Munawar, W., & Aziz, I. A. (2024). Pengelolaan dan pemberdayaan wakaf produktif: Studi program wakaf ternak Lembaga Wakaf Al-Azhar di Bandung. Jurnal Iqtisaduna, 10(1), 34–48. https://doi.org/10.24252/iqtisaduna.v10i1.46564
Respati, Y. (2020). Pengaruh penyaluran hasil wakaf produktif terhadap pemberdayaan usaha penerima hasil wakaf. Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam, 11(2), 163–178. https://doi.org/10.47411/al-awqaf.v11i2.23
Safitri, A. W., Hasan, A., & Oktaviany, M. (2021). Model kelembagaan nazhir dalam pengelolaan wakaf produktif di Indonesia. Al-Mashrafiyah: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan Syariah, 5(1), 75–91. https://doi.org/10.24252/al-mashrafiyah.v5i1.17030
Sánchez-Roncero, A., Garibo-i-Ortsa, Ò., Conejero, J. A., Eivazi, H., Mallor, F., Rosenberg, E., Fuso-Nerini, F., García-Martínez, J., Vinuesa, R., & Hoyas, S. (2022). The Sustainable Development Goals and Aerospace Engineering: A critical note through Artificial Intelligence. arXiv preprint. https://arxiv.org/abs/2211.02409
Tian, Y., Wang, C., Asutosh, A., Woo, J., & Adriaens, P. (2022). Blockchain-enabled tokenization for sustainable and inclusive infrastructure investment. arXiv preprint. https://arxiv.org/abs/2208.04709
















