EVALUASI KEBIJAKAN PENDAMPINGAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DI KOTA SURABAYA

Authors

  • Maria Paula Pratatya Ametilok
  • Rachmawati Novaria Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  • Adi Susiantoro Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

DOI:

https://doi.org/10.59407/jogapa.v1i3.846

Keywords:

Evaluasi Kebijakan, Pendampingan, Korban Kekerasan, Perempuan

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis evaluasi
kebijakan pendampingan perempuan korban kekerasan serta faktor penghambat
pelaksanaan kebijakan pendampingan perempuan korban kekerasan di Kota Surabaya.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori evaluasi menurut William N.
Dunn. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan
pendekatan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa evaluasi kebijakan pendampingan perempuan korban kekerasan di Kota
Surabaya dengan melihat 6 kriteria evaluasi kebijakan yaitu efektivitas, efisiensi,
kecukupan, perataan, responsivitas dan ketepatan dalam pelaksanaannya sudah sudah
berjalan dengan baik tapi belum maksimal yaitu pada indikator efektifitas, efisiensi dan
responsivitas. Adapun faktor penghambatan evaluasi kebijakan pendampingan
perempuan korban kekerasan yaitu penerima manfaat sendiri, keluarga, SDM
pendamping kurang ketika terlalu banyak pengaduan, penyelesaian masalah kurang baik
dan pelaku kekerasan adalah warga Kota Surabaya tapi berdomisili juga di luar kota.
Namun tidak semua penerima manfaat mendapatkan hambatan dalam proses
penerimaan pelayanan karena ada yang mendapat dukungan penuh baik motivasi dari
diri sendiri dan dukungan dari keluarga dan masyarakat. Saran dari peneliti yaitu
dilakukannya pelaksana kebijakan harus lebih proaktif lagi kepada penerima manfaat,
lebih memperhatikan SOP dalam pelaksanaan kebijakan yaiu memenuhi standar
pendampingan hukum dan pendampingan media, edukasi, penambahan staf/konselor
yang berkualitas, koordinasi yang berkelanjutan dengan instansi atau lembaga di seluruh
wilayah Indonesia. sosialisasi secara bertahap dan menyeluruh kepada seluruh wilayah
yang ada di Kota Surabaya dan melakukan penjangkauan lebih melalui pendataan
kepada masyarakat Kota Surabaya melalui peran RT/RW untuk menjangkau para
perempuan korban kekerasan yang tidak melaporkan tindak kekerasan yang dialami

References

Dunn, W. N. (2003). Pengantar Analisis Kebijakan Publik (2nd ed.). Gadjah Mada

University Press.

Fahmi, M. (2023). PENDAMPINGAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN Kata

Kunci : DPPPA ; Pendampingan Korban Kekerasan ; Perempuan. 2, 3320–3324.

Furi, V. L., & Saptatiningsih, R. I. (2020). Peran UPTD Perlindungan Perempuan Dan

Anak Dalam Pendampingan Perempuan Korban Kekerasan. Jurnal

Kewarganegaraan, 4(2), 122–129.

https://journal.upy.ac.id/index.php/pkn/article/view/1168

Hidayat, A. (2021). Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan. AL-MURABBI: Jurnal

Studi Kependidikan Dan Keislaman, 8(1), 22–33.

https://doi.org/10.53627/jam.v8i1.4260

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif. Universitas Indonesia

Press.

Mukhaiyaroh, R., Darmawan, A., & Indartuti, E. (2024). Evaluasi Program Puspaga

Dalam Upaya Pencegahan Kekerasan Anak Di DP3APPKB Surabaya (Studi Kasus

Layanan Konseling). Journal of Administrative and Sosial Science (JASS), 5(1), 81–

https://doi.org/10.55606/jass.v5i1.878

Ramadhani, P., & Nelly, R. (2021). Dampak Kekerasan Dalam Rumah Tangga Di

Kelurahan Kenangan Baru. Jurnal Pengabdian Kontribusi, 01(September), 77–81.

http://jurnal.unhamzah.ac.id/index.php/japsi/article/view/20%0Ahttp://jurnal.unha

mzah.ac.id/index.php/japsi/article/download/20/16

Sumitri, N. W., Astuti, N. W. W., & Sudarti, N. W. (2023). EKSPRESI KEKERASAN

TERHADAP PEREMPUAN DALAM CERITA RAKYAT EMBU ETE DI

MANGGARAI TIMUR, FLORES,NUSA TENGGARA TIMUR. PROSIDING

SEMINAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL.

Downloads

Published

2024-06-29

Issue

Section

Articles