IMPLIKASI KEBIJAKAN PERUBAHAN STATUS KAWASAN TAMAN WISATA ALAM KE AREAL PENGGUNAAN LAIN DI KAMPUNG JENGGALU KITO KOTA BENGKULU
DOI:
https://doi.org/10.59407/jogapa.v1i2.578Keywords:
Politik Lingkungan, Kebijakan, Aktor Langsung dan Aktor Tidak LangsungAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja tindakan dari aktor langsung (Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Kota Bengkulu) maupun tidak langsung terhadap perubahan status kawasan wisata Perubahan atau peralihan fungsi hutan taman wisata alam merupakan salah satu bagian dari pengelolaan hutan. Hal ini pula yang terjadi di Kampung Jenggalu Kito yakni perubahan dari Taman Wisata Alam menjadi kawasan Areal Penggunaan Lain. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yakni melalui proses wawancara mendalam (indepht interview) kepada beberapa informasi serta dari sumber-sumber lain yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan perubahan status Taman Wisata Alam memberikan dua implikasi penting. Pertama, aktor langsung yang memanfaatkan adanya kebijakan sebagai bagian dari pemenuhan kepentingan pribadi atau menjadi penumpang gelap akan kebijakan tersebut. Kedua, aktor tidak langsung yang ikut berperan penting terhadap perubahan tersebut karena memberikan pula peningkatan ekonomi dan kesejahteraan hidup masyarakat Kampung Jenggalu Kito. Akan tetapi, peningkatan ditingkat ekonomi tentu tak akan selalu memberikan impilikasi yang baik secara jangka panjang terhadap lingkungan akibat adanya perubahan status Taman Wisata Alam dan pengembangan objek wisata
References
Purnama, A. O. D. A. A. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata bahari Pulau Kapoposang Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan. Culture & Society: Journal Of Anthropological Research, 3(2), 113-126.
NIM, S. N. (2016). PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMELIHARAAN DAN PEMANFAATAN OBJEK WISATA AIR PAOH DI DESA PANGKALAN BUTON KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA. SOCIODEV, Jurnal Ilmu Sosiatri (Pemsos), 5(3).
Rismayanti, P. R. (2020). Identifikasi Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Objek Wisata di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Ganesha).
Hutagalung, S. S., & Hermawan, D. (2021). Analisis Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Objek Wisata Di Lampung Selatan. Sosiohumaniora, 23(1), 124-132.
Firmando, H. B. (2021). PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT SADAR WISATA DAN PEDULI LINGKUNGAN DI DESA DOLOK NAULI KECAMATAN ADIAN KOTING KABUPATEN TAPANULI UTARA. Jurnal Abdimas Indonesia, 1(3), 112-123.
















