EFEKTIVITAS PROGRAM ON THE SPOT OLEH BIDANG PENERIMAAN DAN VERIFIKASI LAPORAN PADA OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA PERWAKILAN RIAU
DOI:
https://doi.org/10.70248/jogapa.v3i4.4289Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelaksanaan Program OTS serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap enam informan yang dipilih secara purposive, meliputi Kepala Perwakilan, Kepala Keasistenan dan Asisten PVL, petugas pelaksana, serta masyarakat pengguna layanan. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber. Berdasarkan lima indikator efektivitas program Campbell, hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan program dan pencapaian tujuan menyeluruh merupakan indikator yang paling dominan, tercermin dari respons masyarakat yang sangat positif, peningkatan jumlah laporan dari 79 menjadi 117 dalam setahun, serta dampak edukatif berupa meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai fungsi Ombudsman meski awalnya hanya datang untuk mengurus dokumen kependudukan. Sebaliknya, indikator keberhasilan sasaran menjadi yang paling lemah, karena distribusi kegiatan masih timpang dan terkonsentrasi di Kota Pekanbaru akibat keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya penerapan teori efektivitas Campbell pada konteks lembaga pengawas pelayanan publik yang menjangkau masyarakat secara proaktif, sebuah ranah yang belum banyak disentuh oleh kajian efektivitas layanan jemput bola sebelumnya yang umumnya berfokus pada sektor perpajakan atau administrasi kependudukan. Secara praktis, penelitian ini memberikan model evaluatif bagi perwakilan Ombudsman di daerah lain dalam merancang strategi pelayanan berbasis interaksi langsung, sekaligus menjadi dasar rekomendasi penguatan sosialisasi multikanal, penambahan sumber daya pelaksana, dan perluasan jangkauan wilayah agar efektivitas dan pemerataan Program On The Spot dapat ditingkatkan secara berkelanjutan
References
Afandi, P., & Susilo, G. F. A. (2021). Analisis Efektivitas Sistem Informasi Manajemen Penerimaan Pengelolaan Permohonan Administrasi Kependudukan (SIMP3AK) pada Dinas Pencatatan Sipil Kota Magelang. KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi, 12(2), 288–296. https://doi.org/10.22225/kr.12.2.2021.288-296
Agustina, S. A., & Alim, M. N. (2024). Analisis Efektivitas Program Pojok Pajak Dalam Meningkatkan Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan Orang Pribadi (Studi Kasus: KPP Pratama Jombang Tahun 2022-2023). Economics And Business Management Journal (EBMJ), 3(2), 318–322.
Aisyarah Rafi, N., Dewangga, N., & Anwar, K. (2026). Ombudsman, Public, Role Peran Lembaga Ombudsman Republik Indonesia dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 6(1), 1668–1679. https://doi.org/10.37680/almikraj.v6i1.8930
Awalina, P., & Puspitasari, A. D. (2021). Analisis Efektivitas Program Pemutihan, Tingkat Kepatuhan Pembayaran Pajak, dan Layanan Samsat Keliling Terhadap Peningkatan Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor. JCA (Jurnal Cendekia Akuntansi), 2(2), 76–85. https://doi.org/10.32503/akuntansi.v2i2.2283
Hadi, S., Jantika, F., Herlianti, N., Jauza, R., Guritna, W., & Syamsir. (2022). Reformasi Administrasi Pelayanan Berbasis Online pada Dinas Penduduk dan Pencatatan Sipil Kota Padang. PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN, BAHASA, SASTRA, SENI, DAN BUDAYA, 1(2), 120–131. https://doi.org/10.55606/mateandrau.v1i2.142
Halisah, Sugianor, & Arpandi. (2024). Efektivitas Program Bangga Kencana Melalui Pencatatan Laporan Aplikasi New Siga. Pelayanan Publik, 1(2), 462–467.
Irmajayanti, M. Z., Sudaryanto, T., & Antikowati, A. (2021). Maladministration in the Public Service: Should Government Officials be Responsible for their Decisions? Computer Standards & Interfaces, 1(1), 71–85. https://doi.org/10.19184/csi.v1i1.21507
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif.
Nurul Nabila Afifah, W Windawati, & Siti Khumayah. (2025). Effectiveness of the Implementation of the Basic Food Assistance (Sembako) Program in Improving the Welfare of the Underprivileged Community. Athena: Journal of Social, Culture and Society, 3(3), 580–587. https://doi.org/10.58905/athena.v3i3.446
Pangestuty, D. Y., Noor, T., & Sudhana, K. (2022). An Overview of Complaints Handling in the Inspectorate Probolinggo Regency, Indonesia. International Journal of Advances in Scientific Research and Engineering, 8(6), 7–16. https://doi.org/10.31695/ijasre.2022.8.6.2
Sembiring, T. B., Azura, D., Manulang, N. P., Ginting, M. H. A., & Harahap, M. (2025). Pemerintah Sebagai Subjek Hukum Administrasi: Tinjauan Atas Tanggung Jawab Negara Dalam Maladministrasi Publik. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(2), 11606–11611. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1792
Sugiarto, L., Hidayat, A., Muhammad, R., & Ananta, B. R. (2024). Analisis Efektivitas Kinerja Ombudsman RI Perwakilan Jateng dalam Penanganan Dugaan Maladministrasi PPDB 2023. Jatiswara, 39(1), 95–109. https://doi.org/10.29303/jtsw.v39i1.603
Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
















