IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN DESA MANDIRI DI KABUPATEN SIDOARJO

Authors

  • Natasyah Elsistyana Putri Universitas Bhayangkara Surabaya
  • Susi Ratnawati Universitas Bhayangkara Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.70248/jogapa.v3i3.3910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengana lisis pelaksanaan kebijakan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam pengembangan desa mandiri periode 2022–2026. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan metode purposive sampling yang melibatkan berbagai aktor birokrasi dan sosial terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan berjalan cukup efektif dengan adanya tren peningkatan jumlah desa mandiri yang signifikan dari tahun ke tahun. Keberhasilan ini didorong oleh penguatan kelembagaan desa, optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), penguatan aspek keterbukaan informasi, serta akselerasi program digitalisasi desa melalui penerapan konsep Smart Village. Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan partisipasi aktif masyarakat juga menjadi faktor determinan utama dalam capaian tersebut. Meski demikian, proses implementasi masih menghadapi sejumlah tantangan substantif, seperti variasi kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur desa dalam beradaptasi dengan sistem digital, tingginya ketergantungan fiskal terhadap dana pemerintah (DD dan ADD), serta belum optimalnya pengelolaan potensi ekonomi lokal. Sebagai langkah keberlanjutan pada tahun 2026, fokus kebijakan diarahkan pada revitalisasi BUMDes secara otonom, penguatan inovasi berbasis potensi lokal, serta perwujudan ketahanan ekologi guna memitigasi dampak pertumbuhan industri di kawasan perdesaa

References

Farida, F., Wanialisa, M., Nursina, N., & Wahyuni, N. (2021). Optimalisasi Pemanfaatan Dana Desa untukMewujudkan Desa Mandiri. Ikra-Ith Abdimas, 4(1), 65–73.

Gutama, P. P. B., & Widiyahseno, B. (2020). Inklusi sosial dalam pembangunan desa. Reformasi, 10(1), 70–80.

Harjo, B. (2017). Model membangun desa mandiri. Jurnal Sosial Dan Humanis Sains (JSHS), 2(1).

Information, A. (2023). Kemandirian Desa, Pengelolaan, BUMDes,. 4(4).

Maulidia Fitri, Indriyani, L. T., & Hidayat, R. (2023). Pengembangan Masyarakat Sebagai Upaya Membangun Desa Mandiri dan Bebas Stunting. Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 3(3). https://doi.org/10.51214/00202303689000

Maulidiah, N., & Megawati, S. (2022). Implementasi kebijakan badan usaha milik desa (BUMDes) dalam pengembangan desa wisata (studi pada BUMDes Sambimadu, Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo). Publika, 391–406.

Nomor, U., Desa, U. U., Kebijakan, F., Masyarakat, P., Desa, P. P., Kebijakan, I., & Masyarakat, P. (2014). Implementasi Kebijakan Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat.

Pranoto, B., Utami, T., & Sunesti, Y. (2023). Pengembangan Desa Wisata Berjo Menuju SDGs Desa Mandiri dan BerkelanjPranoto, B., Utami, T., & Sunesti, Y. (2023). Pengembangan Desa Wisata Berjo Menuju SDGs Desa Mandiri dan Berkelanjutan. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 12(2), 381–395. https://doi.org. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 12(2), 381–395.

Qalam, A., Jurnal, :, Keagamaan, I., Kemasyarakatan, D., Supandi, D., Wasistiono, S., Madjid, U., & Pitono, A. (n.d.). IMPLEMENTASI KEBIJAKAN GERAKAN MEMBANGUN DESA DI PROVINSI JAWA BARAT. Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 17(5). https://doi.org/10.35931/aq.v17i5.2697

Siregar, M., Fernandez, F., & Tristanto, Y. (n.d.). MEMPERTAHANKAN DESA MANDIRI ( Studi Desa Sambonggede Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban ). 35–51.

Downloads

Published

2026-06-23

Issue

Section

Articles