PENTA HELIX: MODEL KOLABORASI PEMERINTAH DALAM PEMBERDAYAAN UMKM SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG PARIWISATA BERKELANJUTAN
Abstract
Pembangunan ekonomi menunjukkan perubahan menuju model kolaboratif yang melibatkan berbagai aktor untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks, khususnya dalam pemberdayaan UMKM dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran model penta helix dalam pemberdayaan UMKM serta mengkaji kontribusinya terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan yang bersumber dari artikel ilmiah dan literatur akademik terkini. Hasil penelitian menjelaskan setiap unsur dalam model penta helix, yaitu pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media, memiliki peran yang saling melengkapi dalam meningkatkan kapasitas UMKM, memperluas akses pasar, mendorong produk inovasi, serta memperkuat transformasi digital. Sinergi antar aktor tersebut berkontribusi dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. UMKM memiliki peran strategis dalam mendukung pariwisata berkelanjutan melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan identitas lokal, serta peningkatan nilai ekonomi daerah. Kendala masih ditemukan pada aspek koordinasi antar aktor, keterbatasan sumber daya, serta belum meratanya pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi kolaborasi dalam model penta helix menjadi kunci dalam memperkuat pemberdayaan UMKM dan mendukung pariwisata berkelanjutan.
References
Anugrah, B. Y., & Syahrizal, E. (2025). Membangun Pariwisata Kolaboratif : Peran Aktor Pentahelix di Ngaari Ganggo Mudiak. Kepariwisataan : Jurnal Ilmiah, 19(3), 356–367.
Arifa, I., Wibowo, W., Choiri, A., & Aminuddin. (2025). Peran UMKM Dalam Perekonomian Indonesia. PESHUM Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(4), 5376–5385.
Arnita, D., & Yustati, H. (2024). Pemberdayaan UMKM melalui Digital marketing dan Strategi Permodalan. Jurnal Pengabdian Mandiri, 3(11), 1031–1038.
BPS. (2024). Statistik Pariwisata Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik.
Buntuang, P., Nurjannah, Rahman, Vi., Adda, H. W., & Korbelius, Y. (2024). Pentahelix Collaborative dalam pemberdayaan UMKM sebagai Upaya Kesejahteraan Sosial Ekonomi. Prosiding Seminar Nasional Kusuma, 2(1), 482–492.
Carayannis, E., & Campbell, D. F. . (2012). Triple Helix, Quadruple Helix and Quintuple Helix and How Do Knowledge, Innovation and the Environment Relate To Each Other? IGI Global Scientific Publishing International Journal of Social Ecology and Sustainable Development, 1(1), 41–69.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.
Desmice. (2024). Trik Jitu Meningkatkan Kinerja UMKM (Tata Kelola, Motivasi dan Perilaku Inovatif). Lakeisha.
Ekowanti, M. R. L. (2019). Collaborative Governance in MSMEs Development (Case Study: Collaboration Model of Surabaya Local Government, Private, and MSMEs Association in MSMEs Development at Coastal Area of Surabaya). International Conference on Emerging Media, and Social Science.
Fadli, M., Susilo, E., & Puspiawati, D. (2022). Sustainable Tourism as a Development Strategy in Indonesia. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, 10(1), 23–33.
Fitriana, A. N., Wijaya, A. F., Wanto, A. H., & Anantanatorn, A. (2025). Multi Helix Collaboration Model as A Policy Instrument of Tourism Village Policy in Pujon Kidul Tourism Village. Journal of Local Government Issues, 8(2), 196–214.
Maturbongs, R. R. (2020). Kolaborasi Model Pentahelix Dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal Di Kabupaten Merauke. Transparansi Jurnal Ilmiah Ilmu Administras, 3(1), 55–63.
Mentalita, H., & Sihotang, M. (2025). Transformasi Digital UMKMdan Implikasinya terhadapPertumbuhan Ekonomi, Inflasi, dan Pengentasan Kemiskinan:Kajian Konseptual. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(5), 2796–2807.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook. SAGE Publications.
Neuman, W. L. (2013). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches. Pearson Education.
Ningsih, E. W. M., Intan, A. A., & Romadhan, M. I. (2025). UMKM sebagai Aktor Komunikasi dalam Mendukung Pemberdayaan Ekonomi di Kawasan Destinasi Wisata Masjid Cheng Hoo dan Jati Sewu. SABER Jurnal Teknik Informatika Sains Dan Ilmu, 3(3), 277–292.
Niode, I. Y., & Rahman, E. (2022). Desain Pengembangan Potensi UMKM Berbasis Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Bahari dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Ekonomi Wilayah (Studi di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo). Jurnal Ketahanan Nasional, 28(3), 1–13.
Prasetyo, P. E., & Kistanti, N. R. (2020). Human capital, institutional economics and entrepreneurship as a driver for quality & sustainable economic growth. Enterprenuership And Sustainability Issue, 7(4), 2575–2589.
Pudyastuti, E., & Saputra, A. (2021). Upaya Peningkatan Keunggulan Bersaing Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Medan Di Masa Pandemi Covid-19. INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis Dan Manajemen Indonesia, 4(3), 437–449.
Rahmawati, N., Dinanti, N. F. P., & Muhayya, N. (2026). Digitalisasi Produk dan Layanan UMKM sebagai Upaya Pengembangan Destinasi Wisata Setu Babakan. Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan, 5(2), 396–408.
Sulaksono, J., & Zakaria, N. (2020). Peranan Digital Marketing Bagi Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (Umkm) Desa Tales Kabupaten Kediri. Generation Journal, 4(1), 41–47.
Susanti, E., Wati, L. N., & Mulyanti, R. Y. (2023). MSMEs performance and competitive advantage: Evidence from women’s MSMEs in Indonesia. Cogent Business & Management, 10(2), 1–26.
Vianti, O., Yulianti, D., & Kagungan, D. (2021). Strategi Media Branding Pengembangan Sektor Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat sebagai Destinasi Wisata Internasional. Administrativa Jurnal Birokrasi Kebijakan Dan Pelayanan Publik, 3(1), 103–110.
Wibowo, A. N., & Pangesti, I. (2025). Pengaruh Pemanfaatan Digital Marketing terhadap Peningkatan Penjualan UMKM. Ekopedia Jurnal Ilmiah Ekonomi, 1(4), 2278–2286.
















