HUBUNGAN TINGKAT LITERASI DIGITAL DENGAN POLA PERILAKU PADA PENGGUNA MEDIA SOSIAL TIKTOK

Authors

  • Arum Wulandari Universitas Tidar, Indonesia
  • Syahrani Anggitasari Universitas Tidar, Indonesia
  • Aulia Wuri Nurpriyanti Universitas Tidar, Indonesia
  • Talita Putri Chansa Universitas Tidar, Indonesia
  • Nanda Rafif Alfatin Universitas Tidar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70248/jogapa.v3i1.3332

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara tingkat literasi digital dan pola perilaku pengguna media sosial, khususnya TikTok. Pesatnya perkembangan teknologi membawa masyarakat ke era digital yang ditandai kemudahan akses informasi dan meningkatnya interaksi daring. Data APJII 2025 mencatat 229 juta pengguna internet aktif di media sosial, dengan TikTok sebagai platform berakses tertinggi, sehingga menjadi ruang utama untuk hiburan, komunikasi, dan penyebaran informasi. Namun, tingginya penggunaan TikTok tidak selalu disertai kemampuan pengguna memahami dan menilai informasi secara kritis. Literasi digital meliputi keterampilan teknis, berpikir kritis, kemampuan memilah informasi, serta pemahaman keamanan digital adalah prasyarat untuk menavigasi ruang digital secara aman dan produktif. Rendahnya literasi digital berpotensi memicu perilaku negatif seperti mudah percaya hoaks, menyebarkan informasi tanpa verifikasi, mengikuti tren tanpa pertimbangan matang, serta kecenderungan adiktif. Survei menunjukkan proporsi paparan hoaks yang signifikan di masyarakat, dan sebagian pengguna pernah ikut menyebarkan informasi palsu karena lemahnya verifikasi. Kajian literatur menunjukkan literasi digital pengguna TikTok umumnya pada tingkat sedang: keterampilan teknis relatif tinggi terutama di kalangan remaja dan mahasiswa, tetapi literasi kritis masih perlu peningkatan. Ketimpangan ini mendorong perilaku impulsif, konsumsi cepat konten, dan kerentanan terhadap konten manipulatif. Sebaliknya, pengguna dengan literasi digital tinggi cenderung lebih selektif, bertanggung jawab, dan etis. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan literasi digital merupakan kebutuhan strategis untuk membentuk pola perilaku pengguna yang lebih sehat dan mendukung terciptanya ekosistem digital yang aman dan berkualitas.

 

 

References

Abdurrahman, N., Doriza, S., & Oktaviani, M. (2024). Hubungan intensitas penggunaan media sosial TikTok dan perilaku konsumtif remaja. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan), 11(2), 202–212.

Alfianto, R. (2025, August 26). Survei APJII beberkan fakta menarik, TikTok geser YouTube dan Facebook, jadi medsos paling populer di Indonesia. JawaPos.com. https://www.jawapos.com/oto-dan-tekno/016486218/survei-apjii-beberkan-fakta-menarik-tiktok-geser-youtube-dan-facebook-jadi-medsos-paling-populer-di-indonesia

APJII. (2025). Survei Internet APJII 2025. https://share.google/sqmP0eot3vVDKaPpp

Bunga, D., Dewi, C. I. D. L., & Dewi, K. A. P. (2022). Literasi digital untuk menanggulangi perilaku oversharing di media sosial. Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1–12.

Cahyadi, I. R. (2020, November 20). Survei KIC: Hampir 60% orang Indonesia terpapar hoax saat mengakses internet. BeritaSatu.com. https://www.beritasatu.com/news/700917/survei-kic-hampir-60-orang-indonesia-terpapar-hoax-saat-mengakses-internet

Fadhilah, M. N., Maryanti, R., Wulandary, V., & Irawan, A. R. (2022). Pengaruh literasi digital terhadap etika media sosial. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 3(1), 44–52.

Jimola, F. (2023). Undergraduate students’ exploration of Instagram and TikTok in learning language skills contents: A leverage to digital literacy. Interdisciplinary Journal of Education Research, 5, 84–95.

Kiko, B. (2025). Mediasi gaya hidup digital dilihat dari konten TikTok dan intensitas penggunaan terhadap pola pikir remaja: Pendekatan structural equation modeling. Jurnal Ekonomi dan Statistik Indonesia, 5(1), 85–96.

Manuella, S. (2023). Pengaruh tingkat literasi digital terhadap etika penggunaan media sosial Instagram pada siswa-siswi SMA Negeri 2 Pekanbaru. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi, 7(2), 263–274.

Mujtahid, I. M., Berlian, M., Vebrianto, R., Thahir, M., & Irawan, D. (2021). Perkembangan literasi era digital: Studi kasus di Indonesia. Jurnal Keuangan, Ekonomi, dan Bisnis Asia, 8(2), 1169–1179.

Nawaf, A., Azura, S., Gultom, S. F., Afriansyah, W., & Putra, A. D. (2023). Analisis literasi digital dalam penggunaan media sosial di kalangan remaja Desa Payung Kec. Payung Kab. Karo. Journal of Human and Education (JAHE), 3(2), 337–343.

Prakoso, A. A., Asifa, F. N., Wicaksono, H., & Maulana, A. Y. (2023). Hubungan media sosial TikTok terhadap tingkat literasi digital pada pengguna TikTok generasi Z di DKI Jakarta. Journal of Documentation and Information Science, 7(2), 139–146.

Pratiwi, N., & Pritanova, N. (2017). Peran literasi digital terhadap minat bersastra pengguna media sosial. Jurnal Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta.

Saputra, M., & Al Siddiq, I. H. (2020). Social media and digital citizenship: The urgency of digital literacy in the middle of a disrupted society era. International Journal of Emerging Technologies in Learning, 15(7), 156.

Setiawan, E., & Mulyono, B. (2024). Peran literasi digital dalam meningkatkan etika penggunaan media sosial TikTok pada peserta didik SMK Muhammadiyah 1 Salam. Jurnal Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan, 13(5), 530–539.

Syahfira, I., Siregar, Y. D., & Purwaningtyas, F. (2023). Hubungan antara literasi digital dengan penggunaan media sosial mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam “UISU” Pematang Siantar. Shaut Al-Maktabah: Jurnal Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi, 15(1), 92–102.

Wahyudin, D., & Adiputra, C. P. (2019). Analisis literasi digital pada konten Instagram @infinitygenre. Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 18(1), 25–34.

Downloads

Published

2025-12-30

Issue

Section

Articles