PEMBERDAYAAN PELAKU UMKM OLAHAN SAGU OLEH DINAS KOPERASI USAHA KECIL MENENGAH DAN TENAGA KERJA KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI PROVINSI RIAU
DOI:
https://doi.org/10.70248/jogapa.v3i1.2844Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pemberdayaan Masyarakat melalui UMKM olahan sagu oleh dinas koperasi usaha kecil menengah dan tenaga kerja kabupaten kepulauan meranti, daerah ini dikenal sebagai penghasil sagu paling besar di Indonesia, sehingga potensi pengembangan UMKM olahan sagu sangat strategis dalam meningkatkan kesejahtraan Masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dikecamatan tebing tinggi barat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan dilaksanakan menggunakan empat indikator: bina manusia, bina usaha, bina lingkungan, dan bina kelembagaan. Meskipun telah terdapat program pelatihan, pembinaan usaha, serta fasilitasi kelembagaan, masih terdapat ketimpangan dalam pelatihan, distribusi bantuan, dan pendampingan kelembaggaan
References
REFERENCE
Ife, J., & Tesoriero, F. (2016). Cummunity Development. Alternatif Pengembangan Masyarakat Di Era Globalisasi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Manongga, K. A. (2021). Jurnal governance. 1(2), 1–9.
Mardikanto, & Soebiato. (2013). Pemberdayaan Masyarakat Dalam perspektif kebijakan publik. Bandung: Alfabeta, 114–115.
Maryani, D., & Nainggolan, R. R. E. (2019). Pemberdayaan masyarakat. Deepublish.
Rahayu, A. S. (2022). Pengantar Pemerintahan Daerah: Kajian Teori, Hukum dan Aplikasinya. Sinar Grafika.
Rukin, S. P. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia.
Sastradinata, B. L. N. (2024). Strategi UMKM dan bisnis kreatif. Bumi Aksara.
Soleh, C. (2014). Dialektika pembangunan dengan pemberdayaan. Fokusmedia.
Sugiyono, P. D. (2017). Metode penelitian bisnis: pendekatan kuantitatif, kualitatif, kombinasi, dan R&D. Penerbit CV. Alfabeta: Bandung, 225(87), 48–61.
















