KUALITAS PELAYANAN KELUARGA BERENCANA (KB) DI PUSKESMAS SIDOMOLYO KECAMATAN GADING CEMPAKA KOTA BENGKULU
DOI:
https://doi.org/10.70248/jogapa.v2i1.1848Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan program Keluarga Berencana (KB) di Puskesmas Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, berdasarkan indikator reliability, responsiveness, dan assurance. Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan data yang diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap informan yang terdiri dari pegawai puskesmas, dokter, dan masyarakat pengguna layanan KB. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator reliability mencerminkan kemampuan pelayanan yang sesuai dengan prosedur dan memenuhi kebutuhan masyarakat, meskipun masih ada keluhan minor. Pada indikator responsiveness, ditemukan bahwa pegawai memberikan pelayanan cepat, tanggap, dan ramah, yang meningkatkan kepuasan masyarakat. Sementara itu, pada indikator assurance, masyarakat merasa terjamin dengan pelayanan yang diberikan karena pegawai menunjukkan sikap profesional, memberikan informasi yang jelas, dan menciptakan rasa aman dalam pengambilan keputusan terkait KB. Simpulan, kualitas pelayanan KB di Puskesmas Sidomulyo telah memenuhi standar yang baik, meskipun perlu adanya peningkatan berkelanjutan untuk mengatasi keluhan masyarakat dan memastikan pelayanan yang optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang pentingnya peningkatan kualitas layanan kesehatan berbasis kebutuhan masyarakat.
Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Keluarga Berencana (KB), Puskesmas Sidomulyo, Kepuasan Pasien
References
Arifianto, Y. A. (2020). Makna Sosio-Teologis Melayani Menurut Roma 12:7. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 2(2), 184–197. https://doi.org/10.37364/jireh.v2i2.43
Asi, M., Irawati, E., Setiawati, R., Estiyani, A., Keb, M., & Mahmudah, S. (n.d.). No Title.
Awwaluddin, A. M., & Sadewo, F. S. (2021). Analisa Kebijakan Pendidikan Kependudukan: Sekolah Siaga Kependudukan (Ssk) Dalam Perspektif Teori Agil Talcott Parssons. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hummanioramaniora, 5(1), 181. https://doi.org/10.31604/jim.v5i1.2021.181-191
Budiman, K. (2016). Kualitas Pelayanan Keluarga Berencana di Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe. Majalah Geografi Indonesia, 23(2), 154–175.
Giawa, N. (2019). Serving Others: Keteladanan Pelayanan Yesus Kristus Berdasarkan Yohanes 13. Integritas: Jurnal Teologi, 1(1), 54–65. https://doi.org/10.47628/ijt.v1i1.9
Hidaya, N., Evayanti, Y., & Iqmy, L. O. (2016). Hubungan Penggunaan Suntik Kb 3 Bulan Dengan Siklus Mesntruasi Di Puskesmas Simpur Rawat Inap Tanjung Karang Pusat Tahun 2015. Jurnal Kebidanan, 2(1), 24–28.
Ibrahim, M. (2019). Terhadap Kepuasan Pelanggan. 4(1), 175–182.
Loyalitas, T., Bank, P., & Atmaja, J. (2018). Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Nasabah. 2(1).
Noor, J. (2011). Metodologi Penelitian. Jakarta: Kencana. 1–23.
Pelayanan, K., Berencana, K., & Indonesia, K. (2011). Kualitas Pelayanan Keluarga Berencana dan Penggantian Kontrasepsi di Indonesia Family Planning Service Quality and Contraceptive Change in Indonesia. 6(3). https://doi.org/10.21109/kesmas.v6i3.105
Riyanti, ., Widanti, A., & Lucyati, A. (2017). Ketentuan Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Keluarga Berencana Dan Keluarga Sejahtera Berdasarkan Asas Perikemanusiaan Dan Hak Asasi Manusia. Soepra, 2(2), 204. https://doi.org/10.24167/shk.v2i2.823
Sadli, S. (2016). Mutu Pelayanan Keluarga Berencana Di Indonesia. Populasi, 8(1). https://doi.org/10.22146/jp.11580
Sari, H. D. (2022). Asas dan Fungsi Pemerintahan: Implementasi Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB) serta Fungsi Pemerintahan dalam Pelayanan Publik. Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, 20.
Susanti, S., Apriyanti, I., Deden, R., & Nugraha, G. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Tingkat Kepuasan Akseptor KB Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Yang Terintegrasi K/O/KB Di Kota Cilegon Tahun 2018. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 7(1), 123–132.
















