ANALISIS SELF-ESTEEM PADA REMAJA USIA 18-23 TAHUN
DOI:
https://doi.org/10.70248/jogapa.v2i1.1633Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat self-esteem pada remaja berusia 18-23 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuisioner berbasis Google Forms. Skala Likert dengan empat tingkatan (1 = sangat setuju, 2 = setuju, 3 = kurang setuju, 4 = tidak setuju) digunakan untuk mengukur persepsi responden. Sampel penelitian terdiri dari 77 responden yang dipilih dengan kriteria usia 18-23 tahun, tanpa memandang jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 18 tahun (36,7%), dengan lebih banyak perempuan (68,8%) dibandingkan laki-laki (31,2%). Sebanyak 49,4% responden setuju merasa puas dengan diri sendiri, 57,1% merasa dirinya berguna, dan 51,9% menyatakan bahwa mereka memiliki kualitas diri yang baik. Selain itu, 57,1% responden kurang setuju dengan pernyataan bahwa mereka sulit melaksanakan tanggung jawab, sementara 52% percaya pada kemampuan diri mereka, dan 41,6% sangat setuju bahwa mereka menyayangi diri sendiri. Simpulan, bahwa mayoritas remaja berusia 18-23 tahun memiliki tingkat self-esteem yang baik. Namun, hasil juga menunjukkan bahwa mereka cenderung merasa kurang dihargai dalam proses komunikasi yang tidak memperhatikan pandangan mereka. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang faktor-faktor yang memengaruhi self-esteem remaja untuk mendukung pengembangan diri mereka di masa depan.
Kata Kunci : Self Esteem, Percaya Diri, Keyakinan Diri, Attention
References
Brummelman, E. (2020). Psychological Perspectives on Praise. Routledge. https://doi.org/10.4324/9780429327667
Fhadila, K. (2017). Menyikapi perubahan perilaku remaja. Jurnal Penelitian Guru Indonesia, 2(2), 17–23. https://jurnal.iicet.org/index.php/jpgi/article/view/220
Hudani, N., Nawi, M., Din, A., Hayati, P., Ahmad, M., Psikologi, F., & Pendidikan, D. (2019). Faktor Situasi Keluarga dan Hubungannya dengan Penghargaan Kendiri dalam kalangan Pelajar Bermasalah The Factors of Family Situation and their Relation with Self-esteem among Problematic Students. In Borneo International Journal of Education (Vol. 1).
Haidar, G., & Apsari, N. C. (2020). Pornografi Pada Kalangan Remaja. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 136. https://doi.org/10.24198/jppm.v7i1.27452
Lastari, R. (2023). Pengaruh Hedonic Shopping Dan Self Esteem Terhadap Impulsive Buying Konsumen Di Toko Amora Pekanbaru. Jurnal Embistek Jurnal Embistek, 1(1), 108–114.
Macarau, V. V. V., & Stevanus, K. (2022). Peran Orangtua dalam Upaya Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 3(2), 153–167. https://doi.org/10.47530/edulead.v3i2.113
Orth, U., & Robins, R. W. (2014). The Development of Self-Esteem. Current Directions in Psychological Science, 23(5), 381–387. https://doi.org/10.1177/0963721414547414
Pakpahan, R. (2021). Analisa Pengaruh Implementasi Artificial Intelligence Dalam Kehidupan Manusia. Journal of Information System, Informatics and Computing, 5(2), 506–513. https://doi.org/10.52362/jisicom.v5i2.616
Ramadhona, Y., Amanda Cantika Samha, Meilinda Zahara Putri, Febi Effendi, Dinda Wahyu Puspaningrum, & Adrew Fahlevi Arribath. (2023). Upaya Peningkatan Konsep Diri Dalam Mengatasi Cyberbullying Pada Remaja Di Era Society 5.0. Educate : Journal Of Education and Learning, 1(1), 8–16. https://doi.org/10.61994/educate.v1i1.124
Syam, A. (2017). Pengaruh Kepercayaan Diri (Self Confidence) Berbasis Kaderisasi IMM terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa (Studi Kasus di Program Studi Pendidikan Biologi. Jurnal Biotek, 5(1), 87–102. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/biotek/article/viewFile/3448/3243
Shonin, E., Gordon, W. Van, & Griffiths, M. D. (Eds.). (2016). Mindfulness and Buddhist-Derived Approaches in Mental Health and Addiction. Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-319-22255-4
Silva-Escorcia, I., & Mejía-Pérez, O. (2015). Autoestima, adolescencia y pedagogía. Revista Electrónica Educare, 19(1). https://doi.org/10.15359/ree.19-1.13
Srisayekti, W., & Setiady, D. A. (2015). Harga-diri (Self-esteem) Terancam dan Perilaku Menghindar. Jurnal Psikologi, 42(2), 141. https://doi.org/10.22146/jpsi.7169
Tiara, T. D. (2020 Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Hubungan Antara Self-Esteem (Harga Diri) Dengan Risiko Bullying Pada Remaja Siswa-Siswi Smp Triguna Depok Tahun 2022. Https://Doi.Org/10.3287/Ljpbk.V1i1.325
Windusancono, B. A. (2021). Upaya Percepatan Pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umkm) Di Indonesia. Mimbar Administrasi Fisip Untag Semarang, 18(2), 32. https://doi.org/10.56444/mia.v18i2.2528
















