ANALISIS PENAMBAHAN STORAGE AREA BARU GUNA PENINGKATAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN PENERBANGAN DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL MINANGKABAU

Authors

  • Rafi Absari POLITEKNIK PENERBANGAN INDONESIA CURUG
  • Hemi Pamuraharjo POLITEKNIK PENERBANGAN INDONESIA CURUG
  • chyu Machmiyana POLITEKNIK PENERBANGAN INDONESIA CURUG rafiabsari2009@gmail.com

DOI:

https://doi.org/10.70248/jmie.v3i1.2775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan kelayakan penambahan storage area baru bagi Passenger Boarding Stairs (PBS) guna meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Kondisi eksisting menunjukkan bahwa lokasi penyimpanan PBS di terminal lama kurang strategis untuk melayani parking stand 9–14, karena harus melewati jalur padat di belakang apron, sehingga menimbulkan risiko keselamatan dan keterlambatan operasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa area kosong di sekitar terminal kargo berpotensi dijadikan storage area baru seluas ±500 m² yang dapat menampung empat unit PBS. Penempatan ini dinilai lebih efisien, memperpendek jarak tempuh, serta mengurangi risiko tabrakan antarperalatan Ground Support Equipment (GSE). Dengan demikian, penambahan storage area baru di lokasi tersebut menjadi solusi strategis dalam mendukung efisiensi operasional, keselamatan kerja, dan keamanan penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau.

 

References

Hestuningrum, H. A. P. L., & Ahyudanari, E. (2019). Manajemen Kendaraan Ground Handling di Terminal 1 Bandara Internasional Juanda. Warta Ardhia: Jurnal Perhubungan Udara, 45(2), 99–106. https://doi.org/10.25104/wa.v45i2.333

Friatmoko, F. (2022). Analisa Penanganan Pelanggaran Disiplin Kerja GSE di Apron Bandar Udara Yogyakarta International Airport. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1), 1327–1332. https://doi.org/10.31316/jk.v6i1.2720

Satria, E. D. S. S. N., & Purwaningtyas, D. A. (2024). Analisis Penurunan Jangkauan Pancar T-DME (Terminal-Distance Measuring Equipment) Merk NEC NNG-1796A di Bandara Internasional Minangkabau. Teknika STTKD: Jurnal Teknik, Elektronik, Engine, 10(1), 90–97. https://doi.org/10.56521/teknika.v10i1.1103

Wallong, F. A. (2020). Peran Penggunaan Ground Support Equipment (GSE) Terhadap Kelancaran Operasional Sisi Udara (AIRSIDE) di Bandar Udara Mozez Kilangin. Jurnal Transportasi Udara Indonesia, 5(2), 77–85.

Azminingtyas, D. A. (2021). Analisis Pengaruh Kinerja Operator Ground Support Equipment (GSE) Terhadap Keamanan dan Keselamatan Penerbangan di Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin Bima. Jurnal Aviasi Indonesia, 3(1), 45–53.

Wakhidah, M. R., & Esti, N. (2019). Analisis Kelaikan Fasilitas Alat Ground Support Equipment (GSE) PT. Gapura Angkasa dalam Mendukung Kinerja Ground Support Operator di Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Bandung. Jurnal Ilmu Penerbangan, 6(1), 21–30.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta, Bandung.

Husaini, U. (2011). Metodologi Penelitian Sosial. Bumi Aksara, Jakarta.

Prasetio, A., Saifullah, M., & Nanda, R. (2021). Konsep Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial dan Manajemen. Jurnal Metodologi Penelitian, 5(1), 45–58.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 178 Tahun 2015 tentang Program Keselamatan Bandar Udara. Jakarta: Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. (2015). Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP 635 Tahun 2015 tentang Persyaratan Teknis Ground Support Equipment (GSE) di Bandar Udara. Jakarta: Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

International Civil Aviation Organization (ICAO). (2018). Annex 14 — Aerodromes, Volume I: Aerodrome Design and Operations (8th ed.). Montreal: ICAO.

International Civil Aviation Organizatio

Downloads

Published

2025-10-31

Issue

Section

Articles