RUANG LINGKUP PSIKOLOGI DAN PERMASALAHAN KODE ETIK PSIKOLOG

Authors

  • Fitria Anggraini Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Mezi Oktaliza Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Yuliana Yuliana Universitas Muhammadiyah Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.70248/jdedte.v2i1.1741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merangkum dan mengidentifikasi permasalahan dalam lingkup psikologi serta kode etik psikolog melalui metode tinjauan literatur sistematik (Systematic Literature Review/SLR). Pendekatan ini mencakup identifikasi, pengkajian, penilaian, dan interpretasi literatur yang relevan guna menemukan tema umum. Berdasarkan analisis konten terhadap 25 artikel, delapan artikel dipilih sebagai sampel penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa ruang lingkup psikologi mencakup berbagai bidang, seperti pendidikan, pemerintahan, industri, serta etika dalam pelayanan konseling dan pengumpulan data psikologis. Beberapa permasalahan yang teridentifikasi meliputi pelanggaran kode etik, kurangnya regulasi yang jelas, serta tantangan adaptasi teknologi dalam konseling daring. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan kode etik berbasis nilai moral, profesionalisme, dan kebutuhan masyarakat. Kajian ini memberikan rekomendasi untuk memperkuat pemahaman dan implementasi kode etik psikologi dalam praktik profesional, guna memastikan kualitas layanan dan menjaga integritas profesi.

Kata Kunci : Kode Etik Psikolog, Tinjauan Sistematis, Analisis Konten, Ruang Lingkup Psikologi, Permasalahan Etika

References

Abadi, T. W. (2016). Aksiologi: Antara Etika, Moral, dan Estetika. KANAL: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2), 187. https://doi.org/10.21070/kanal.v4i2.1452

Asiva Noor Rachmayani. (2015). Buku Pengantar Pesikologi.

Bagas, R. (2023). Analisis Pelanggaran Kode Etik Psikologi. Jurnal Hukum Dan HAM Wara Sains, 2(07), 566–576. https://doi.org/10.58812/jhhws.v2i07.439

Bengtsson, M. (2016). How to plan and perform a qualitative study using content analysis. NursingPlus Open, 2(April), 8–14. https://doi.org/10.1016/j.npls.2016.01.001

Fachrizal, A. (2010). Formalitas Kode Etik Psikologi Dan Penerapannya. Mahasiswa Universitas Esa Unggul Jurusan Psikologi.

Fahmi, I., Mulyana, Agus, Zahara, F. H., & Garnasih, T. R. (2019). Etika Konseling Daring Dalam Penanganan Kasus Terkait Pandemi COVID-19 Perspektif Kode Etik Psikologi. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEm_Pembetungan_Terpusat_Strategi_Melestari

Fox, E., Bottrell, M. M., Berkowitz, K. A., Chanko, B. L., Foglia, M. B., & Pearlman, R. A. (2010). Integratedethics: An innovative program to improve ethics quality in health care. Innovation Journal, 15(2), 1–36.

Hastari, A. T., Wiyatno, A., Farhana, M., Juliantini, R., Jeni, S., Syamsul, N., & Saputri, S. (2023). Pengaruh Body Shaming Terhadap Tingkat Kepercyan Diri Pada Mahasiswa. Journal Of Communication and Social Sciences, 1(1), 8–15. http://jurnal.dokicti.org/index.php/JCSS/index

Himawan, K. K., Dewi, W. P., Sitorus, K. S., & Eunike Mutiara. (2016). Kode Etik Psikologi dan Aplikasinya di Indonesia. In Penerbit Salemba Humanika (Vol. 85, Issue 1).

Hobbs, S. It. E. (n.d.). A dissortation pressnted to the faculty of tha Graduate School of lala Chivorsity in candidacy for the dograa of Doctor of Biilosophy, ay,.

Jumrawarsi, J., Mudjiran, M., Neviyarni, N., & Nirwana, H. (2021). Kode Etik Konseling Serta Permasalahan Dalam Penerapannya. Ensiklopedia of Journal, 3(4), 53–58. https://doi.org/10.33559/eoj.v3i4.799

Megarizky Hotmauli. (2021). Penerapan Kode Etik Konseling Oleh Guru Bimbingan Dan Konseling Non Bk. JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543, 2(12), 605–611. https://doi.org/10.36312/10.36312/vol2iss12pp605-611

Meine, M. F., & Dunn, T. P. (2010). Ethics codes and their administration: A particularly illustrative case study and a call for collaboration. Innovation Journal, 15(2), 1–16.

Mustika, ulfa, diyah. (2015). Politik Hukum Peraturan Wewenang Pesikolog Dan Ilmuan Pesikologi Forensik. 6.

Ningsih, W., & Urbayatun, S. (2021). Etika Psikolog Dalam Pengumpulan Dan Penyampaian Hasil Pemeriksaan Psikologis (Tinjauan Aksiologi). Jurnal Filsafat Indonesia, 4(1), 53–58. https://doi.org/10.23887/jfi.v4i1.31344

Pedhu, Y. (2020). Isu-isu Etika Penggunaan Tes Psikologi dalam Bimbingan Konseling.

Rajalahu, Y. (2013). Penyelesaian Pelanggaran Kode Etik Profesi Oleh Kepolisian Republik Indonesia. Lex Crime, II(2), 143–161.

Saputri, V. A., Damayanti, A., & Jayaningsih, E. (2024). Tinjauan Etika dalam Konten Penjualan di Akun @DavienaSkincare. Jurnal Audiens, 4(4), 564–570. https://doi.org/10.18196/jas.v4i4.288

Syurawasti, M. (2017). Filsafat Ilmu Psikologi: Kaitannya dengan Metode Penelitian dan Penerapan Kode Etik Psikologi. 1–18.

Uyun, M. (2020). Peran Psikolog dalam Bidang Pendidikan, Pemerintahan dan Industri. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(1), 61–78. https://doi.org/10.15575/psy.v7i1.6349

Downloads

Published

2025-01-29

Issue

Section

Articles